Peran Konseling Berpusat Pada Klien Terhadap Kecemasan Pada Klien Rehabilitasi Narkoba Di Lapas Perempuan Palembang
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v4i4.1370Abstract
Konseling di Lembaga permasyarakatan adalah bentuk bantuan untuk seorang individu oleh tenaga profesional seperti konselor atau ahli sejenisnya, terhadap para penghuni lapas sebagai proses rehabilitasi mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan sesudah keluar/bebas dari lapas. dengan metode konseling, konseling adalah bantuan yang diberikan kepada individu dalam memecahkan masalah kehidupannya dengan wawancara hasil pengabdian masyarakat Rehabilitasi Narkoba dapat membantuu dalam mengurangi kecemasan pada Klien Rehabilitasi Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas ll A Palembang. Klien yang sebelumnya merasakan kecemasan karna takut ketika kumpul dengan keluarga besar akan di sindir/di olok karna ia mantan narpidana,dan ia juga memiliki kecemasan dan ketakutan ketika hendak bebas apakah dia akan mendapatkan pekerjaan atau tidak.Sekarang Klien lebih merasa legah dan tenang dan juga melewati hari-hari nya dengan lebih produktif lagi dengan kegiatan-kegiatan yang ia ikuti berdasarkan saran saat konseling dan juga karna adanya konseling ini ia merasa lebih memiliki tujuan dan terhindar dari rasa cemas berlebihan yang sebenernya belum tentu terjadi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sawi Sujarwo, Dwi Syawalani Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).