Inovasi Pemeliharaan Perahu Nelayan Dengan Pemanfaatan Kapur CaCO3 Di Desa Lasitae Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v4i5.1496Abstract
Kegiatan Pengabdian Masyarakat Pemula ( PMP ) ini bertujuan untuk meningkatkan pemeliharaan perahu nelayan dengan menerapkan teknologi kapur CaCO3 dan lem epoxy di Kelompok Nelayan "Mega Buana" Desa Lasitae, Kabupaten Barru. Tim pengabdian masyarakat dari kampus ITBA Al Gazali Barru bekerja sama dengan kelompok nelayan dalam menyediakan pendampingan, pelatihan, dan demonstrasi praktis untuk penggunaan bahan-bahan inovatif ini. Kegiatan dimulai pada 27 Juni 2024 dengan sosialisasi dan berlanjut hingga 22 Agustus 2024 dengan penerapan teknologi, monitoring, dan evaluasi berkala. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk mengukur keberhasilan program dan mengidentifikasi perbaikan yang diperlukan. Diseminasi hasil dilakukan melalui forum dan seminar untuk berbagi pengalaman serta rekomendasi kepada pihak terkait, akademisi, dan masyarakat umum, dengan tujuan untuk meningkatkan keberlanjutan dan kemandirian kelompok nelayan dalam merawat perahu mereka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mukmin Muhammad, Marsuki, Asriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






