Peningkatan Sustainability Pesantren Melalui Pengadaan Layanan dan Lingkungan Berbahasa Asing
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v5i2.2381Abstract
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Duratul Ilmy Al Islamy (PDDI) memfokuskan pada pengadaan layanan bahasa asing pada pengajar dan santri. Tujuannya adalah untuk turut mendukung eksistensi Pondok Pesantren menjadi lembaga pendidikan dan juga sebagai variasi pendidikan di tingkat Madrasah Tsanawiyah yang ada di wilayah Riau. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi, pendampingan dan evaluasi pembelajaran dan layanan bahasa asing arab dan Inggris. Namun, masih adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia dan juga perlengkapan, kegiatan pengabdian sejenis masih dibutuhkan di lokasi yang sama. Dampak yang dirasakan oleh pengajar dan santri sangat positip terutama experiential learning dengan adanya layanan bahasa asing tersebut.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khulaifiyah Khulaifiyah, Al Fitri, Purba Andy Wijaya, Agus Baskara, Fajra Hayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






