Tatanan Sosial Masyarakat Di Desa Batu Gemuk Kecamatan Namorambe
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v5i5.2704Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tatanan sosial masyarakat di Desa Batu Gemuk, Kecamatan Namorambe, yang terbentuk melalui nilai-nilai budaya, norma sosial, serta pola interaksi antar warga. metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tatanan sosial masyarakat Desa Batu Gemuk masik sangat di pengaruhi oleh nilai gotong royong, solidaritas sosial, serta peran tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial. Hubungan sosial antar warga berlangsung secara erat dan ditandai dengan tingginya partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan. Namun, Perkembangan teknologi dan gaya hidup mulai mempengaruhi pola interaksi sisial, terutama pada generasi muda. inti dari penelitian ini bahwa tatanan sosial masyarakat Desa Batu Gemuk relatif stabil tetapi memerlukan upaya pelestarian nilai-nilai lokal agar tetap terjaga di tengah arus modernisasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurjannah Nurjannah, Hanifah Adha, Namira Raisa, Linda Febriani, Ulia Sari, Ade Irmayani Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






