Transformasi Digital Di Pesantren Darul Hasanah Dari Halaqah Tradisional Ke Ruang Belajar Virtual
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses terjadinya transformasi digital di pesantren Darul Hasanah, pelaksanaan kegiatan halaqah tradisional di pesantren Darul Hasanah, kegiatan pendidikan dengan model ruang belajar virtual di pesantren Darul Hasanah serta faktor-faktor yang melatarbelakangi transformasi digital dari halaqah tradisional menjadi ruang belajar virtual di pesantren Darul Hasanah . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum terjadinya transformasi digital di pesantren Darul Hasanah, proses pembelajaran dilaksanakan melalui sistem halaqah tradisional yang menekankan interaksi langsung antara ustadz atau ustadzah dan santri. Namun, munculnya pandemi Covid-19 dan kebijakan pembatasan aktivitas tatap muka mendorong pesantren ini untuk mengadopsi teknologi digital melalui penggunaan platform pembelajaran daring, seperti zoom, google meet dan media pembelajaran lainnya. Transformasi ini menunjukkan proses pendidikan tetap berlangsung meskipun santri berada di rumah masing-masing serta menunjukkan kemampuan dalam beradaptasi terhadap perubahan zaman dan kondisi darurat, sekaligus mempertahankan keberlangsungan pendidikan Islam dengan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang efektif dan fleksibel.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suci Rezeki Nasution, Diva Amanda Br Bangun, Mutiara Mastina Fithri Daulay, Sholihah Titin Sumanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






