Prestasi Olahraga Bulutangkis Sebagai Modal Sosial Dan Simbolik: Transformasi Identitas Dan Penerimaan Sosial Etnis Tionghoa Di Indonesia

Authors

  • Sarmilah Aini UINSU MEDAN
  • Nahdarul Ahmadi Purba UINSU MEDAN
  • Pujiati Pujiati UINSU MEDAN

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara prestasi olahraga populer dan penerimaan sosial etnis Tionghoa di Indonesia dalam konteks kebijakan kewarganegaraan. Kajian ini berangkat dari praktik diskriminatif Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI) yang dialami oleh etnis Tionghoa, termasuk atlet berprestasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran olahraga, khususnya bulutangkis, sebagai medium simbolik dalam mendorong integrasi sosial dan perubahan kebijakan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain historis sosiologis dan fokus temporal pada periode 1992–1996. Data diperoleh melalui analisis dokumen kebijakan, arsip media, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi olahraga menghasilkan modal simbolik yang memperkuat legitimasi sosial etnis Tionghoa di ruang publik dan meningkatkan tekanan terhadap negara, yang berkontribusi pada penghapusan SBKRI melalui Keputusan Presiden Nomor 56 Tahun 1996. Namun demikian, integrasi yang tercipta bersifat simbolik dan belum sepenuhnya menghapus eksklusi struktural birokrasi. Penelitian ini menegaskan peran olahraga sebagai arena penting negosiasi identitas dan kewarganegaraan.

Downloads

Published

2025-12-20

How to Cite

Aini, . S. ., Purba, N. A., & Pujiati, P. (2025). Prestasi Olahraga Bulutangkis Sebagai Modal Sosial Dan Simbolik: Transformasi Identitas Dan Penerimaan Sosial Etnis Tionghoa Di Indonesia. Journal Of Human And Education (JAHE), 5(6), 1–8. Retrieved from https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2659