A CONTRASTIVE ANALYSIS OF ENGLISH AND INDONESIAN CONSONANT CLUSTERS AND THEIR IMPACT ON EFL LEARNERS’ PRONUNCIATION ERRORS
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i1.2712Abstract
Pelafalan merupakan aspek penting dalam menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Perbedaan sistem fonologis antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia seringkali menimbulkan kesulitan bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, khususnya dalam melafalkan gugusan konsonan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gugusan konsonan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia melalui pendekatan analisis kontrastif dan meneliti dampaknya terhadap kesalahan pelafalan pada pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dan analisis data fonologis dari berbagai studi sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah gugusan konsonan yang terbatas dalam bahasa Indonesia menyebabkan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing cenderung menghilangkan konsonan, menambahkan vokal (epentesis), dan mengganti bunyi ketika melafalkan kata-kata bahasa Inggris. Kesalahan-kesalahan ini berdampak pada kejelasan dan kelancaran berbicara. Oleh karena itu, pengajaran pelafalan memerlukan perhatian khusus untuk mengajarkan gugusan konsonan secara eksplisit dan kontekstual.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Ismahani, Milia Putri, Prita Anggina Sari Siregar, Aliyah Fidiani Rina Zakiah, Raja Basya Turnip

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






