Pengelolaan Kebersihan Masjid Berbasis Komunitas Melalui Pendekatan Participatory Action Research Di Masjid Jami' Babussalam Desa Darussalam
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i3.2822Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan kebersihan Masjid Jami' Babussalam melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kondisi awal masjid menunjukkan belum adanya sistem pengelolaan kebersihan yang terorganisasi: kegiatan bersih-bersih hanya dilakukan secara insidental, tidak terdapat jadwal piket, pembagian tugas, maupun penyimpanan peralatan yang memadai. Penelitian dilaksanakan melalui empat tahapan siklus PAR, yaitu observasi lapangan, musyawarah partisipatif bersama pengurus BKM, pemuda, dan tokoh masyarakat, pelaksanaan aksi gotong royong, serta refleksi bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar persoalan kebersihan masjid bukan terletak pada rendahnya kesadaran warga, melainkan pada ketiadaan mekanisme tanggung jawab kolektif yang terstruktur. Proses musyawarah partisipatif berhasil mengidentifikasi masalah secara bersama dan melahirkan komitmen aksi nyata, sementara kegiatan gotong royong membuktikan bahwa partisipasi aktif termasuk inisiatif spontan dari kalangan remaja dapat muncul ketika masyarakat memiliki kejelasan peran dan keterlibatan sejak tahap perencanaan. Refleksi bersama menghasilkan sejumlah keputusan kelembagaan, meliputi pembentukan Tim Kebersihan Masjid, penyusunan jadwal piket bergiliran, penetapan Program Jumat Bersih sebagai kegiatan rutin, serta mekanisme evaluasi bulanan oleh BKM. Temuan ini mengonfirmasi bahwa perubahan sosial yang berkelanjutan membutuhkan pelembagaan mekanisme kolektif, bukan sekadar mobilisasi sesaat, dan bahwa pendekatan PAR efektif dalam mendorong komunitas bergerak dari ketergantungan pada inisiatif individual menuju sistem tanggung jawab bersama yang terorganisasi dan proaktif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizky Nur Fadilah, Elismayanti Rambe

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).









