Model Manajemen Pendidikan Islam Terpadu Berbasis Pesantren: Integrasi Pengabdian Masyarakat, Pendidikan Vokasional, dan Akselerasi Karier Global melalui Program UGD-GCS GVA

Penelitian

Authors

  • Dede Setiawan Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)
  • Djawahir Hejazziey Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)
  • Sutardi Sutardi Universitas Islam Darul 'Ulum (UNISDA)

DOI:

https://doi.org/10.31004/jh.v6i4.2830

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model manajemen pendidikan Islam terpadu berbasis pesantren yang dibangun melalui integrasi Program Ustadz Garis Depan (UGD) dan Global Career Scholarship-Global Vocational Accelerator (GCS GVA). Fokus analisis diarahkan pada pengelolaan kurikulum, peserta didik, pembelajaran berbasis pengalaman, pendampingan, penjaminan mutu, pengembangan kesiapan karier, dan pembiayaan pendidikan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data bersumber dari wawancara mendalam, observasi partisipan, dokumentasi program, kurikulum, laporan kegiatan, dan dokumen penugasan. Analisis dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi UGD-GCS GVA membentuk siklus pengelolaan pendidikan yang menghubungkan pendidikan akademik, pembinaan spiritual pesantren, pembekalan vokasional, pengabdian lapangan, mentoring, evaluasi, transisi karier global, dan kontribusi alumni. Pengabdian di Pulau Buru berfungsi sebagai wahana pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan teori dengan praktik sekaligus memperkuat kepemimpinan, adaptasi sosial, tanggung jawab, dan kompetensi profesional mahasantri. Model ini juga memperlihatkan potensi pembiayaan sirkular melalui kontribusi zakat, infak, dan sedekah alumni untuk mendukung keberlanjutan pendidikan generasi berikutnya. Secara teoretis, temuan memperluas kajian manajemen pendidikan Islam dengan menempatkan pesantren sebagai pengelola ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan pembentukan karakter, pengabdian masyarakat, employability, dan keberlanjutan pembiayaan. Secara praktis, model memerlukan penguatan standar asesmen, dokumentasi capaian belajar, indikator mutu, dan tata kelola kemitraan agar dapat direplikasi secara akuntabel.

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Setiawan, D. ., Hejazziey, D. ., & Sutardi, S. (2026). Model Manajemen Pendidikan Islam Terpadu Berbasis Pesantren: Integrasi Pengabdian Masyarakat, Pendidikan Vokasional, dan Akselerasi Karier Global melalui Program UGD-GCS GVA : Penelitian . Journal Of Human And Education (JAHE), 6(4), 90–98. https://doi.org/10.31004/jh.v6i4.2830