Model Manajemen Kurikulum Muatan Lokal Tarjamah Lafziyah: Inovasi Strategis Penguatan Literasi Bahasa Arab Melalui Integrasi Tahfidz Dan Pemahaman Al-Qur'an Di Era Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i4.2831Abstract
Banyak lembaga pendidikan Islam berhasil mencetak santri dengan hafalan Al-Qur'an (tahfidz) yang baik, namun lemah dalam pemahaman literal dan penguasaan kosa kata dasar Al-Qur'an, menciptakan kesenjangan kognitif yang mengancam kualitas lulusan. Penelitian ini menganalisis model manajemen kurikulum muatan lokal Tarjamah Lafziyah (TRAST) di Kampus Masjid Al-Ummah Sukabumi, yang mengintegrasikan program tahfidz dengan literasi bahasa Arab melalui adaptasi metodologi tradisional pesantren ke dalam sistem pendidikan formal modern. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan posisi insider-practitioner, penelitian ini mengkaji dimensi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi model manajemen kurikulum TRAST dari perspektif manajemen pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa: (1) perencanaan kurikulum TRAST mengintegrasikan pengetahuan agama dan umum secara sistematis; (2) strategi pengorganisasian melibatkan alokasi sumber daya yang sistematis mencakup SDM, sarana-prasarana, dan pembiayaan; (3) kepemimpinan transformasional berperan penting dalam mendorong inovasi kurikulum; (4) sistem monitoring dan evaluasi memastikan peningkatan kualitas berkelanjutan; dan (5) model TRAST efektif menghasilkan lulusan dengan kompetensi spiritual dan intelektual seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen kurikulum TRAST menawarkan inovasi strategis penguatan literasi bahasa Arab melalui integrasi tahfidz dan pemahaman Al-Qur'an, serta menjadi kerangka replikabel bagi lembaga pendidikan Islam di era Society 5.0.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Lisanuddin Ramdlani, Djawahir Hejazziey, Sutardi Sutardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).









