Peran Guru Sekolah Minggu Dalam Membentuk Karakter Remaja Melalui Pendalaman Alkitab Di Gksi Silbers Tubang Raeng, Kalimantan Barat
Abstract
Pelayanan di Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Silbers Tubang Raeng, Kalimantan Barat, menghadapi tantangan dalam pembinaan remaja, seperti keterbatasan pemahaman Firman Tuhan, keragaman karakter dalam mengikuti ibadah, dan kurangnya percaya diri untuk terlibat dalam pelayanan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membimbing remaja memahami Alkitab serta membentuk karakter yang mencerminkan Yesus Kristus melalui Pendalaman Alkitab (PA) yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, menggunakan sharing, refleksi, dan diskusi kelompok. Pelaksanaan program meliputi tiga tahap, yaitu peningkatan pemahaman Firman Tuhan, pembentukan karakter, dan refleksi/evaluasi. Perencanaan dilakukan bersama gembala dan orang tua remaja, sedangkan evaluasi menggunakan observasi partisipatif dan wawancara. Hasil program menunjukkan keikutsertaan aktif remaja sekitar 40–50%, disertai peningkatan minat, keberanian menyampaikan pendapat, keterlibatan dalam diskusi, refleksi, pelayanan, serta perkembangan karakter Kristiani. Program juga mendorong komitmen pembinaan iman berkelanjutan melalui kelompok kecil. Pendekatan ini menjadi model pembinaan remaja yang interaktif, kontekstual, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diana Nome, Jonidius Illu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).









