Perilaku Pembelian Impulsif Vs Kompulsif pada Konsumen Hedonik
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.2913Abstract
Riset mengenai perilaku impulsif dan kompulsif umumnya dilakukan secara terpisah, namun dalam penelitian ini, disajikan secara simultan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui anteseden dan konsekuensi dari perilaku kompulsif dan impulsif yang berasal dari merek hedonik dan efeknya terhadap kerelaan untuk membayar pada harga premium. Penelitian ini berdesain kuantitatif dimana sample ditarik dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pelaku pembelian reguler di coffee shop sebanyak 110 responden. Hasil penelitian menunjukkan merek hedonik mampu memprediksi perilaku impulsif dan kompulsif, namun insignifikan pada kerelaan membayar pada harga premium. Temuan lainnya menunjukkan perilaku impulsif mempengaruhi secara langsung kerelaan membayar pada harga premium, tapi tidak dengan perilaku kompulsif. Pengujian tambahan menunjukkan perilaku impulsif mampu berperan sebagai mediator, sedangkan perilaku kompulsif tidak memainkan peran yang sama. Penelitian ini berkontribusi pada strategi pemasaran yang relevan dalam menumbuhkan perilaku impulsif dan kompulsif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aditya Pandowo, Stephanie M Tooy, Daysi Fikka Kelejan, Oktafiane R Runtukahu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).









