Pemberdayaan Masjid sebagai Pusat Pembelajaran Al-Qur’an dan Fiqih Ibadah bagi Anak di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang
Abstract
Masjid memiliki fungsi strategis dalam kehidupan masyarakat Muslim, tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi masyarakat, termasuk anak-anak. Pemanfaatan masjid sebagai pusat pembelajaran menjadi penting untuk mendukung pembentukan kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman dasar-dasar ibadah sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masjid sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan fiqih ibadah bagi anak di Desa Bagan Serdang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Program dilaksanakan melalui pendampingan pembelajaran secara langsung dengan materi Iqra, Al-Qur’an, tajwid dasar, serta fiqih ibadah yang meliputi tata cara berwudhu dan shalat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pendampingan pembelajaran, praktik, dan evaluasi perkembangan peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan masjid sebagai lingkungan belajar mampu menciptakan suasana pembelajaran keagamaan yang aktif dan partisipatif. Anak-anak memperoleh kesempatan untuk berlatih membaca Al-Qur’an secara individual, mendapatkan koreksi bacaan, mengenal kaidah tajwid sederhana, serta mempraktikkan tata cara berwudhu dan salat secara langsung. Kegiatan juga mendorong keterlibatan anak dalam aktivitas pembelajaran dan kegiatan keagamaan di masjid. Pemberdayaan masjid melalui pembelajaran Al-Qur’an dan fiqih ibadah dapat menjadi salah satu bentuk penguatan pendidikan agama berbasis masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan keterlibatan pengurus masjid, orang tua, dan masyarakat agar proses pembinaan keagamaan anak dapat berlangsung secara konsisten.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ramlan Padang, Novi Irawani, Saskia Az Zahra, Nur Jannah, Lia Wardayanti Hasibuan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








