Inovasi Biskuit Berbasis Tepung Pisang Sebagai Alternatif Pangan Lokal Didesa Haya – Haya
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.2993Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi biskuit berbasis tepung pisang sebagai alternatif pangan lokal di Desa Haya-Haya, Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan informasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi mengenai pemanfaatan pisang, proses pengolahan pisang menjadi tepung, serta pengembangan tepung pisang menjadi biskuit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pisang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan lokal yang dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah. Pengolahan pisang menjadi tepung kemudian dimanfaatkan dalam pembuatan biskuit menghasilkan produk dengan karakteristik khas dari segi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Inovasi ini menunjukkan adanya peluang pemanfaatan pisang sebagai bahan baku produk pangan yang lebih beragam. Pengembangan biskuit berbasis tepung pisang juga dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pemanfaatan hasil pertanian lokal serta mendukung pengembangan produk pangan berbasis potensi masyarakat Desa Haya-Haya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Deby Sinta Darise, Sriputri Katrin, Meutia Mahardika Hadju, Ghea Julianda Putri D. Batalipu, Nita Aprilia, Desriyanti Nurfadilah, Aulia Rahman Akadji, Mirna Abdulah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










