Dari Kegelisahan Menuju Ketenangan: Peran Surau Al-Hidayah Dalam Pembinaan Generasi Muda Di DesaSerai Wangi
Abstract
Kemerosotan akhlak dan lemahnya kesadaran beragama pada generasi muda di wilayah pedesaan menjadi keresahan tersendiri bagi orang tua dan tokoh masyarakat, yang dipicu oleh penggunaan gawai yang tidak terkendali, menurunnya minat terhadap kegiatan keagamaan, serta mulai lunturnya nilai adat dan agama. Fenomena ini turut dirasakan oleh generasi muda di Desa Serai Wangi. Di tengah kegelisahan tersebut, Surau Al-Hidayah diharapkan menjadi lembaga keagamaan dan sosial yang mampu menghantarkan generasi muda menuju ketenangan melalui kegiatan pengajian, pembelajaran Al-Qur'an, dan pembinaan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Surau Al-Hidayah dalam pembinaan generasi muda di Desa Serai Wangi beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa Surau Al-Hidayah memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan religius, kedisiplinan, dan karakter generasi muda setempat, yang diperkuat oleh keterlibatan aktif tokoh agama dan dukungan masyarakat.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vitra Ardiansyah, Falzakhiah Aulia, Inez Nurjanah, Dinil Fitri, Delki Candra, Kurnianingsih, Yolanda Tamyiz Herfiza, Ranggi Zilhairi, Nofa Rahmadani, Zaharatul Hayati, Fadhil HidayatAhmad Ghozali Syafe’i

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










