Penguatan Kemandirian Masyarakat Melalui KKN Tematik Berbasis Pendidikan, Keagamaan, dan Ekonomi di Desa Kelambir Kecamatan Pantai Labu
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3029Abstract
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Kelambir, Kecamatan Pantai Labu, bertujuan memperkuat kemandirian masyarakat melalui pendekatan pendidikan, keagamaan, dan ekonomi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pendampingan belajar bagi anak, penguatan literasi keagamaan, pembinaan kegiatan sosial, serta pelatihan pengembangan usaha sederhana bagi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan pendidikan dan keagamaan, tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan usaha, serta menguatnya semangat gotong royong. Program ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal secara lebih produktif. KKN Tematik memberikan kontribusi nyata dalam membangun kapasitas, kemandirian, dan keberlanjutan pemberdayaan masyarakat Desa Kelambir melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat secara terarah, inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Akhir, Dina Aghnia, Muhammad Abdillah Hasibuan, Karim Azmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










