Pelatihan Berbasis Permainan Edukatif untuk Penguatan Kompetensi Berbicara Bahasa Gorontalo pada Siswa Sekolah Dasar sebagai Upaya Revitalisasi Bahasa Daerah
Abstract
Bahasa Gorontalo sebagai identitas budaya masyarakat Gorontalo mengalami penurunan penggunaan yang cukup signifikan di kalangan siswa sekolah dasar akibat dominasi bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Pengamatan awal menunjukkan sebagian besar siswa SDN No. 76 Kota Tengah Kota Gorontalo kesulitan berbicara bahasa Gorontalo, ditandai keterbatasan kosakata dan rendahnya kepercayaan diri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi berbicara siswa dalam bahasa Gorontalo sebagai upaya revitalisasi bahasa daerah. Metode yang digunakan berupa pelatihan berpendekatan komunikatif dan kontekstual yang dipadukan dengan permainan edukatif (gamifikasi), mencakup pengenalan kosakata tempat, alam, kekerabatan, dan aktivitas sehari-hari, dilanjutkan latihan menyusun kalimat, simulasi percakapan berpasangan, serta kuis interaktif melalui aplikasi Blooket. Pelaksanaan ditempuh melalui tahap persiapan, sosialisasi dan orientasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, hingga pelaporan dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan berbicara siswa, baik dari aspek kelancaran, ketepatan kosakata, maupun keberanian dan kepercayaan diri berkomunikasi dalam bahasa Gorontalo, berdasarkan hasil observasi dan evaluasi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan literasi dan pelestarian budaya lokal, serta membuka peluang replikasi model pelatihan pada bahasa daerah lain yang menghadapi ancaman kepunahan serupa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dakia N. Djou, Asna Ntelu, Ulfa Zakaria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










