Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program KKN Di Desa Bintalahe
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3063Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Mandiri (KKM) dilaksanakan di Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kegiatan dilatarbelakangi oleh beberapa kebutuhan masyarakat, yaitu kebersihan lingkungan pesisir, edukasi kesehatan dan keselamatan bagi siswa sekolah dasar, legalitas usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta keterbatasan informasi lokasi secara digital. Kegiatan ini bertujuan memberikan kontribusi dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara langsung di masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan mahasiswa KKM, pemerintah desa, masyarakat, organisasi kepemudaan, pihak sekolah, dan pelaku UMKM. Kegiatan meliputi Pojok Sehat SD, Gerakan Pesisir Bersih, pendataan dan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pembuatan titik lokasi pada Google Maps. Hasil kegiatan menunjukkan adanya kontribusi terhadap peningkatan kepedulian terhadap kebersihan pesisir, bertambahnya edukasi siswa mengenai kesehatan, keselamatan, gizi, perlindungan diri, kewirausahaan, dan literasi digital, meningkatnya pemahaman pelaku UMKM mengenai prosedur legalitas usaha, serta tersedianya informasi lokasi desa secara digital. Kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan kolaboratif dapat mengintegrasikan aspek lingkungan, edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengabdian kepada masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat secara berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siske Anani, Siti Wulandari, Nurain Ahmad, Diniati Basurapa, Siti Nur Fadillah Halada, Meylani Airmas, Farid Latang, Cindriyani Abubakar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










