Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Dari Limbah Organik Di Desa Tuwung
Abstract
Pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pembelajaran teknologi pertanian memerlukan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan pembuatan Eco-Enzyme, meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengolahan limbah organik, serta mengevaluasi respons peserta terhadap pelatihan. Kegiatan dilaksanakan bersama Kelompok Tani Hortikultura Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Pelatihan pada 30 Juli 2026 diikuti 40 peserta. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui koordinasi, diskusi kebutuhan, penyuluhan, demonstrasi, praktik, dan evaluasi. Pembuatan Eco-Enzyme menggunakan perbandingan sumber gula, limbah organik, dan air sebesar 1:3:10. Evaluasi dianalisis secara deskriptif berdasarkan rekapitulasi tes pengetahuan dan kuesioner. Rerata persentase skor pengetahuan yang tercantum dalam laporan meningkat dari 56,5% menjadi 84,0%, dengan selisih 27,5%. Respons setuju dan sangat setuju mencapai 95,0% untuk kesesuaian tema, 97,5% untuk kebermanfaatan, dan 92,5% untuk kemungkinan melanjutkan kegiatan. Temuan menunjukkan penerimaan positif dan indikasi peningkatan pemahaman setelah pelatihan.Kegiatan menyediakan pengalaman praktik pengolahan limbah organik; keberlanjutan produksi, mutu produk, dan manfaat agronomis perlu dievaluasi melalui pendampingan dan pengujian lanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Soaloon Sinaga, Betrixia Barbara, Vera Amelia, Fengky Florante Adji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










