https://jahe.or.id/index.php/jahe/issue/feed Journal Of Human And Education (JAHE) 2026-09-28T16:15:45+07:00 Hana jaheeducation85@gmail.com Open Journal Systems <hr /> <table style="height: 213px;" width="563" bgcolor="#E6E6FA"> <tbody> <tr> <td><strong>Journal title</strong></td> <td><strong>: Journal of Human and Education</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Initials</strong></td> <td><strong>: JAHE</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td><strong>: 6 issues (Feb, April, Juni, Agust, Okt dan Des)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Accreditation</strong></td> <td><strong>: <a href="https://drive.google.com/file/d/1oRFXe3rzki4MLIy08brNHsX1WlFHqbU9/view?usp=sharing">SINTA 4</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>E-ISSN</strong></td> <td><strong>: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2776-5857">2776-5857 (Online)</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Chief</strong></td> <td><strong>: <a href="https://scholar.google.com/citations?user=aynnoiQAAAAJ&amp;hl=id&amp;oi=ao">Putri Hana Pebriana</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Publisher</strong></td> <td><strong>: <a href="https://abidan.org/">Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Indexing</strong></td> <td><strong>: <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/24833">Google Scholar, GARUDA, SINTA </a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <p>Journal of Human And Education (JAHE) is a premier publication venue for scientific manuscripts focusing on Research and Community Service activities. Manuscripts are expected to cover various initiatives in managing and addressing existing community potential, obstacles, challenges, and issues, thereby offering opportunities to share insights across diverse disciplines as well as practices related to research and community service (Multidisciplinary). The journal holds Online ISSN 2776-5857 and Print ISSN 2776-7876.</p> https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2865 Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM Melalui Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Desa Sukamulya 2026-08-20T19:38:39+07:00 Ani Rosidah anirosidah@unma.ac.id Septian Triana septiandwi419@gmail.com Siti Nuryanti Dewi Patimah sitinuryantidewi25@gmail.com Riharti Roro Novariyanti rihartiroronr@gmail.com Fajar Reksa fajarreksa02@gmail.com <p>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an essential role in supporting local economic growth. However, many MSME actors still lack business legality in the form of a Business Identification Number (NIB) due to limited information and understanding of the Online Single Submission (OSS) registration process. This community service activity aimed to improve MSME understanding regarding the importance of business legality and provide assistance in obtaining NIBs. The program was conducted in Sukamulya Village, Kertajati District, Majalengka Regency through observation, socialization, mentoring, and evaluation methods. The target participants were MSME owners who had not yet obtained business legality. The results indicated an increase in participants' understanding of the benefits of NIB as a legal business identity, which facilitates access to government programs, business financing, and business development opportunities. Direct mentoring assisted participants in understanding the registration procedures and completing the required documents. This program demonstrates that collaboration among universities, village governments, and communities can strengthen MSME capacity through improved business legality.</p> 2026-09-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ani Rosidah, Septian Triana, Siti Nuryanti Dewi Patimah, Riharti Roro Novariyanti, Fajar Reksa https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2870 Optimalisasi Green House Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Melalui Penyemaian Benih Tanaman Di Desa Sukakerta 2026-08-20T17:35:51+07:00 Ani Rosidah anirosidah@unma.ac.id Dini Septriani diniseptriani22005@gmail.com Egi Herdianto herdiantoegi90@gmail.com Diky Mulyadi dikimulyadi2005@gmail.com <p>Desa Sukakerta merupakan salah satu wilayah dengan potensi pertanian yang cukup besar, namun produktivitasnya belum optimal akibat rendahnya keberhasilan penyemaian benih yang masih dilakukan secara konvensional di lahan terbuka. Kondisi tersebut menyebabkan bibit rentan terhadap serangan hama, cuaca ekstrem, dan fluktuasi kelembapan sehingga berdampak pada rendahnya ketahanan pangan rumah tangga tani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan green house sebagai sarana penyemaian benih guna meningkatkan daya kecambah, kualitas bibit, dan pada akhirnya ketahanan pangan masyarakat Desa Sukakerta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan green house sederhana berbahan bambu dan plastik UV, pelatihan teknik penyemaian menggunakan tray semai dan media tanam campuran, serta pendampingan dan evaluasi pascakegiatan. Sasaran kegiatan adalah anggota Kelompok Tani Sukakerta yang berjumlah 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan daya kecambah benih sebesar 24-32 persen dibandingkan metode penyemaian konvensional, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola green house secara mandiri. Kegiatan ini memberi dampak positif berupa perubahan sikap petani ke arah budidaya yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim serta membuka peluang pengembangan green house sebagai unit pembibitan berkelanjutan di tingkat desa.</p> 2026-09-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ani Rosidah, Dini Septriani, Egi Herdianto, Diky Mulyadi https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2917 Pengaruh Student Engagement, Disiplin Belajar, dan Perencanaan Karir Terhadap Prestasi Belajar Taruna Di Politeknik Pelayaran Banten 2026-08-31T19:41:45+07:00 Muhammad Akbar Al Qois 2206010102@students.unis.ac.id Imas Sukaesih isukaesih@unis.ac.id Juwita Qadarsi juwitaqadarsi@unis.ac.id <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh&nbsp;<em>student engagement</em>, disiplin belajar, dan perencanaan karir terhadap prestasi belajar taruna di Politeknik Pelayaran Banten, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan taruna semester V dan VI. Sebanyak 135 responden dipilih menggunakan teknik&nbsp;<em>purposive sampling</em>&nbsp;berdasarkan kriteria taruna aktif semester V dan VI serta bersedia berpartisipasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Forms dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&nbsp;<em>student engagement</em>&nbsp;berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai t hitung sebesar 3,362 dan tingkat signifikansi 0,001. Disiplin belajar juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung sebesar 3,498 dan tingkat signifikansi &lt;0,001. Perencanaan karir berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung sebesar 2,436 dan tingkat signifikansi 0,016. Secara simultan,&nbsp;<em>student engagement</em>, disiplin belajar, dan perencanaan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai F hitung sebesar 42,528 dan tingkat signifikansi &lt;0,001. Nilai R Square sebesar 0,493 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 49,3% variasi prestasi belajar.</p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Muhammad Akbar Al Qois, Imas Sukaesih, Juwita Qadarsi https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2900 Pemberdayaan Media Digital Interaktif Contextual dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Kelas Vb 2026-08-28T00:28:52+07:00 Mufti Nur Akmal muftinurakmal@gmail.com Mohamad Aminudin muftinurakmal@gmail.com Mohamad Lukman Hakim muftinurakmal@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pada Perkembangan zaman tentunya anak mengikuti perkembangan tersebut guna bisa mengikuti dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran IPAS dengan menggunakan media dan model yang interkatif berbasis Digital dapat membantu jalanya pembelajaran di kelas agar lebih efektif tidak hanya itu penggunaan media dan model dapat membantu siswa paham akan materi dengan sanagat mudah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar murid pada materi energi dan energi alternatif dengan menggunakan media digital phet: change energy dan Wind and solar game. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, didahului tahap prasiklus. Subjek penelitian adalah 24 murid kelas V B SD Islam Al Azhar 25 Semarang. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar meningkat dari 8,33% pada prasiklus dengan nilai rata-rata 55,83 menjadi 20,83% pada siklus I dengan nilai rata-rata 63,96, dan meningkat menjadi 91,67% pada siklus II dengan nilai rata-rata 83,13. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media digital interaktif sangat efektif dalam mengatasi permasalahan pembelajaran IPAS pada materi energi dan energi alternatif di kelas VB SD Islam Al-Azhar 25 Semarang.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Hasil Belajar; CTL; Phet; Energi Alternatif</p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Mufti Nur Akmal, Mohamad Aminudin, Mohamad Lukman Hakim https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2878 Analisis Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada Hotel Sahid Mutiara Karawaci Tangerang 2026-08-22T00:31:55+07:00 Annisa Hasna Farihah annisahasnaf@gmail.com Jeni Andriani annisahasnaf@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Hotel Sahid Mutiara Karawaci Tangerang. Fokus penelitian diarahkan pada penerapan budaya organisasi berdasarkan model Denison yang meliputi <em>involvement</em>, <em>consistency</em>, <em>adaptability</em>, dan <em>mission</em>, serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja karyawan yang ditinjau dari aspek kualitas kerja, kuantitas kerja, tanggung jawab, dan inisiatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas <em>General Manager</em> sebagai <em>key informant</em>, beberapa kepala departemen, serta karyawan yang dipilih secara <em>purposive.</em> Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan <em>member checking</em>, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi di Hotel Sahid Mutiara Karawaci Tangerang telah diterapkan melalui penanaman nilai-nilai profesionalisme, kedisiplinan, kerjasama tim, keramahan, serta budaya pelayanan khas <em>Sahid Hospitality</em>. Budaya organisasi tersebut berperan dalam membentuk perilaku kerja karyawan sehingga mendorong peningkatan kualitas pelayanan, tanggung jawab, disiplin, dan kemampuan bekerjasama dalam memberikan pelayanan kepada tamu. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala, seperti belum optimalnya pemahaman sebagian karyawan terhadap nilai budaya organisasi, komunikasi antarbagian yang belum sepenuhnya efektif, serta sistem penghargaan yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan internalisasi budaya organisasi, peningkatan komunikasi internal, keteladanan pimpinan, dan pemberian penghargaan yang lebih konsisten agar budaya organisasi dapat semakin mendukung peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan.</p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Annisa Hasna Farihah, Jeni Andriani https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2890 Pengaruh Beban Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Pribadi Terhadap Produktivitas Karyawan CV. Limas Mandiri Kabupaten Bogor 2026-08-25T23:01:16+07:00 Moch. Fahmi Irsyad fahmi6irsyad@gmail.com Lia Asmalah dosen01644@unpam.ac.id <p>ABSTRAK</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan keseimbangan kehidupan pribadi terhadap produktivitas karyawan pada CV. Limas Mandiri Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi sekaligus sampel sebanyak 65 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana dan regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, serta uji hipotesis menggunakan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan nilai t hitung sebesar 2,435 &gt; t tabel 1,669 dan nilai signifikansi 0,001 &lt; 0,05. Keseimbangan kehidupan pribadi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan nilai t hitung sebesar 9,496 &gt; t tabel 1,669 dan nilai signifikansi 0,001 &lt; 0,05. Hasil Uji F menunjukkan bahwa beban kerja dan keseimbangan kehidupan pribadi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan erhadap produktivitas karyawan dengan nilai F hitung sebesar 55,215 &gt; F tabel 3,15 dan nilai signifikansi 0,001 &lt; 0,05. Secara simultan, beban kerja dan keseimbangan kehidupan pribadi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,800 yang menunjukkan hubungan sangat kuat, serta koefisien determinasi sebesar 64,0%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan produktivitas karyawan pada CV. Limas Mandiri Kabupaten Bogor, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Beban Kerja, Keseimbangan Kehidupan Pribadi, Produktivitas Karyawan</p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Moch. Fahmi Irsyad, Lia Asmalah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2885 Pengaruh Kurs (Nilai Tukar), Tingkat Suku Bunga, Dan Tingkat Inflasi Terhadap Harga Saham Pada PT. PP (Persero) Tbk Periode 2015 – 2025 2026-08-25T10:32:23+07:00 Dewi Rahmawati dewirahmawati99996@gmail.com Gunartin Gunartin gunartin01339@unpam.ac.id <p class="s61"><span class="s10"><span class="bumpedFont15">P</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">enelitian</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">ini</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">bertujuan</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">untuk</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">mengetahui</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">pengaruh</span></span><span class="s59"><span class="bumpedFont15">Kur</span></span><span class="s59"><span class="bumpedFont15">s</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">untuk</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">mengetahui</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">pengaruh</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">T</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">ingkat </span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">S</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">uku </span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">B</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">unga</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">,</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15"> dan </span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">untuk</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">mengetahui</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">pengaruh</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">T</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">ingkat </span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">Inflasi</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">terhadap</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15"> Harga Saham pada PT</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">.</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15"> P</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">P</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15"> (Persero) </span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">Tbk</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">Periode</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">2015</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">–</span></span> <span class="s10"><span class="bumpedFont15">202</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">5</span></span><span class="s10"><span class="bumpedFont15">.</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Metode</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">penelitian</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">yang</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">digunakan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">adalah</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">penelitian</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">kuantitatif</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">pendekatan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">asosiatif</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">dimana</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">data</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">yang</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">diolah</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">merupakan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">data</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">sekunder</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">yang </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">diperoleh</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">dari</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">laporan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">keuangan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">perusahaan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">PT</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> PP</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">(Persero)</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Tbk</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> dan </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">laporan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> Bank Indonesia </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">Periode</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> 2015 – 202</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">5</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">menggunakan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">aplikasi</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> SPSS 2.7 </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">menggunakan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">analisis</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">regresi</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> linier </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">berganda</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">. Hasil </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">analisis</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">regresi</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">linier </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">berganda</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">diperoleh</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">persamaan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Y</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">=</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">1</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">4. 241, 163 </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">harga</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">saham</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">–</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">0,989 </span></span><span class="s37"><span class="bumpedFont15">kurs</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">+ </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">311, 571</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">T</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">ingkat </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">S</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">uku </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">B</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">unga</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">+ </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">118, 607</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">T</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">ingkat </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">I</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">nflasi</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> +</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">e.</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Berdasarkan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">hasil</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">penelitian</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">secara</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">parsial</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">,</span></span> <span class="s37"><span class="bumpedFont15">K</span></span><span class="s37"><span class="bumpedFont15">urs</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">berpengaruh</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">terhadap</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">H</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">arga </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">S</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">aham pada PT P</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">P</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">(Persero)</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Tbk</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Periode</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">2015</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">–</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">202</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">5</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">yang</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">dibuktikan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">nilai</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">t</span></span><span class="s60"><span class="bumpedFont15">hitung</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> (</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">4,749</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">) &gt;</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">t</span></span><span class="s60"><span class="bumpedFont15">tabel</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">(2,</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">365</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">) </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">tingkat</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">0,00</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">2</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> &lt; 0,05, </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">tingkat</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">suku</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> bunga</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">tidak</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">berpengaruh</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">terhadap</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">harga</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">saham</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">pada</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">PT</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">PP</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> (Persero)</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Tbk</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Periode</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">2015</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">–</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">202</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">5</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">yang</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dibuktikan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">nilai</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">t-</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">hitung</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">(</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">1,474</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">)</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">&lt; (2,</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">365</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">) </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">tingkat</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> 0,</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">184</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> &gt; 0,05, dan </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">tingkat</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">inflasi</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">tidak</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">berpengaruh</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">terhadap</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">harga</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">saham</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> pada PT P</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">P</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> (Persero) </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">Tbk</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> yang </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dibuktikan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">nilai</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">t</span></span><span class="s60"><span class="bumpedFont15">hitung</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">(0,5</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">34</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">) &lt; (2,</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">365</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">) </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">tingkat</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> 0,6</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">10</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> &gt; 0,05 &nbsp;. </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">Berdasarkan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">penelitian</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">secara</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">simultan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s37"><span class="bumpedFont15">K</span></span><span class="s37"><span class="bumpedFont15">urs</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">, </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">T</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">ingkat </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">S</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">uku </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">B</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">unga dan </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">T</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">ingkat </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">I</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">nflasi</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">berpengaruh</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">terhadap</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">H</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">arga</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">S</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">aham</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">pada</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">PT</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">P</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">P</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">(</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">Persero)</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Tbk</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">Periode</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">201</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">5</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> –</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">202</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">5</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">yang </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dibuktikan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">nilai</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">F</span></span><span class="s60"><span class="bumpedFont15">hitung</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> (</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">7,891</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">) &gt; (4,</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">35</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">) </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">dengan</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">tingkat</span></span> <span class="s11"><span class="bumpedFont15">signifikan</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> 0,0</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">12</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> &lt; 0,05.</span></span></p> <p class="s51"><span class="s11">&nbsp;</span></p> <p class="s51"><span class="s7"><span class="bumpedFont15">Kata Kunci</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">: </span></span><span class="s37"><span class="bumpedFont15">Kurs </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">(Nilai </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">Tukar</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15"> Rupiah), Tingkat </span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">Inflasi</span></span><span class="s11"><span class="bumpedFont15">, dan Suku Bunga</span></span></p> <p class="s19"><span class="s11">&nbsp;</span></p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Dewi Rahmawati, Gunartin Gunartin https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2897 Pengaruh Disiplin Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Sari Sandwich Indonesia Area Tangerang 2026-08-27T12:35:44+07:00 Faiz Arriansyah Faizarriansyah977@gmail.com Angga Juanda dosen02240@unpam.ac.id <p class="s22"><span class="s20">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Sari Sandwich Indonesia Area Tangerang secara parsial dan simultan. </span><span class="s20">Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan PT Sari Sandwich Indonesia Area Tangerang. Metode pengambilan sampel yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode sampel jenuh, Dimana sampel adalah karyawan PT Sari Sandwich Indonesia Area Tangerang 60 karyawan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer yang diambil adalah data hasil jawaban dari responden yang berjumlah 60 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Disiplin Kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan pada PT Sari Sandwich Indonesia Area Tangerang yang telah dibuktikan dengan nilai hasil diperoleh nilai </span><span class="s20">t hitung &gt; t tabel (7,844 &gt; 0,254) dengan signifikan 0,000 &lt; 0,05. </span><span class="s20">Lingkungan Kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan PT Sari Sandwich Indonesia Area Tangerang hasil dari nilai </span><span class="s20">t</span><span class="s21">hitung </span><span class="s20">6,259 &gt; t</span><span class="s21">tabel </span><span class="s20">0,254 dengan signifikan 0,000 &lt; 0,05</span><span class="s20">). </span><span class="s20">Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan pada PT Sari Sandwich Indonesia Area Tangerang. yang telah dibuktikan dengan dari </span><span class="s20">F</span><span class="s21">hitung</span><span class="s20"> 36,843 &gt; F</span><span class="s21">tabel </span><span class="s20">4,010 dengan tingkat siginifikan 0,000 &lt; 0,05.</span></p> <p class="s22"><span class="s23">Kata kunci: Disiplin Kerja , Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan</span></p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Faiz Arriansyah, Angga Juanda https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2931 Intervensi Desain Tempat Sampah Berbasis Upcycling Sebagai Solusi Keterbatasan Infrastruktur PHBS Di Sekolah Dasar 2026-09-03T09:35:24+07:00 Ayu Ningsih ayngsh35@gmail.com Nika Cahyati ayngsh35@gmail.com Dhiyaa Abdillah Ghiffara ayngsh35@gmail.com Ridho Juliano ayngsh35@gmail.com Joni Riki Ramdani ayngsh35@gmail.com Lia Nur’ Ahmalia ayngsh35@gmail.com Ridha Amalia ayngsh35@gmail.com Mona Amalia Agustina ayngsh35@gmail.com Reka Habibah ayngsh35@gmail.com Erni Yunizar ayngsh35@gmail.com Aril Umarul Faruq ayngsh35@gmail.com Kiki Nurul Aeni ayngsh35@gmail.com Lucky Ubaidillah Faqih ayngsh35@gmail.com Rio Saputra ayngsh35@gmail.com Muhammad Zakky Muttaqien ayngsh35@gmail.com Chintya Dewiningtias ayngsh35@gmail.com Nazwa Nafisatul Fuadah ayngsh35@gmail.com Neng Vina Berliana ayngsh35@gmail.com Mohamad Imammubin Nugraha ayngsh35@gmail.com Ramanda Firgiyawan ayngsh35@gmail.com Muhamad Ilham Fauzi ayngsh35@gmail.com Akbar Maulana ayngsh35@gmail.com <p>Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dasar masih menghadapi kendala keterbatasan sarana pendukung, khususnya fasilitas pemilahan sampah sebagai salah satu enabling factor. Kondisi tersebut juga ditemukan di SDN 2 Selajambe yang mengalami keterbatasan ketersediaan tempat sampah pilah akibat terbatasnya anggaran operasional sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui intervensi desain tempat sampah berbasis upcycling sekaligus meningkatkan pemahaman warga sekolah mengenai pemilahan sampah sebagai bagian dari penerapan PHBS. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan sarana, sosialisasi dan edukasi PHBS serta pemilahan sampah, perancangan dan pembuatan tempat sampah pilah berbasis material bekas, serta evaluasi penerapan di lingkungan sekolah. Tempat sampah dirancang dengan memanfaatkan enam galon air mineral bekas, tiga meter ram kawat, dan kabel ties. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa desain tempat sampah berbasis upcycling dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sarana pemilahan sampah yang sederhana, fungsional, dan ekonomis. Ram kawat berfungsi sebagai penguat dan pelindung galon sekaligus memungkinkan siswa memantau kondisi dan kapasitas tempat sampah. Penggunaan kode warna yang kontras, yaitu hijau, hitam, dan merah, serta pemasangan poster edukasi memberikan penanda visual yang membantu siswa mengenali kategori tempat sampah dan memahami pentingnya pemilahan sampah. Intervensi ini juga memberikan alternatif solusi terhadap keterbatasan infrastruktur PHBS dengan memanfaatkan material bekas yang tersedia di lingkungan sekitar. Dengan demikian, desain tempat sampah berbasis upcycling berpotensi diterapkan sebagai inovasi sarana pendukung PHBS yang murah, mudah dibuat, dan dapat direplikasi pada sekolah dengan keterbatasan anggaran.</p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ayu Ningsih, Nika Cahyati, Dhiyaa Abdillah Ghiffara, Ridho Juliano, Joni Riki Ramdani, Lia Nur’ Ahmalia, Ridha Amalia, Mona Amalia Agustina, Reka Habibah, Erni Yunizar, Aril Umarul Faruq, Kiki Nurul Aeni, Lucky Ubaidillah Faqih, Rio Saputra, Muhammad Zakky Muttaqien, Chintya Dewiningtias, Nazwa Nafisatul Fuadah, Neng Vina Berliana, Mohamad Imammubin Nugraha, Ramanda Firgiyawan, Muhamad Ilham Fauzi, Akbar Maulana https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2889 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Dikelurahan Iringmulyo RW 01 2026-08-25T21:55:06+07:00 Afit Afrizal afit@malahayati.ac.id Nanda Kurniawan nandakrnwn23@gmail.com Audreyhea Avisha audreyavisha@gmail.com Raihan Fadhel Muhammad raihanfdhl23@gmail.com Muhammad Habib Al Islam habibalislam18@gmail.com Mira Eka Rahayu miraajja488@gmail.com Jihan Nabila Saniyah jejejihan1305@gmail.com Ainun Putri Samsi ainunputrisamsi@gmail.com Diki Satria dickies0401@gmail.com Bima Ramadhani bimaramadani3104@gmail.com <p><em>Masalah dalam&nbsp;pengelolaan sampah rumah tangga di RW 01 Kelurahan Iringmulyo masih ditandai oleh&nbsp;ketidakefektifan dalam pemisahan&nbsp;sampah dari&nbsp;sumbernya,&nbsp;rendahnya penggunaan&nbsp;sampah organik dan anorganik, serta&nbsp;tidak adanya sistem&nbsp;pengumpulan yang&nbsp;terstruktur.&nbsp;Kegiatan pengabdian ini bertujuan&nbsp;untuk&nbsp;meningkatkan&nbsp;pemahaman, keterampilan,&nbsp;serta&nbsp;partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah&nbsp;yang&nbsp;berkelanjutan.&nbsp;Mitra&nbsp;dalam program ini&nbsp;adalah&nbsp;warga&nbsp;RW 01 Kelurahan Iringmulyo,&nbsp;yang&nbsp;terdiri dari&nbsp;RT 01 dan RT 02.&nbsp;Metode yang&nbsp;diterapkan mencakup&nbsp;pendidikan masyarakat dan pelatihan&nbsp;yang&nbsp;partisipatif melalui sosialisasi, praktik&nbsp;membuat&nbsp;kompos dan lubang biopori, penyediaan&nbsp;tempat&nbsp;pengumpulan botol plastik, pemasangan papan&nbsp;informasi, serta pelatihan pembuatan tas dari limbah plastik.&nbsp;Penilaian&nbsp;dilakukan melalui pre-test dan post-test yang melibatkan 51 responden&nbsp;masing-masing.&nbsp;Hasilnya&nbsp;menunjukkan&nbsp;peningkatan&nbsp;rata-rata skor dari 19,27 menjadi 23,57, dengan&nbsp;analisis&nbsp;Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan (U = 0,000; Z = −8,934; p &lt; 0,001) dan ukuran efek&nbsp;yang&nbsp;besar (r = 0,88).&nbsp;Program&nbsp;ini&nbsp;juga&nbsp;berhasil menciptakan&nbsp;delapan lubang biopori, dua&nbsp;tempat&nbsp;pengumpulan botol plastik, satu papan&nbsp;informasi, dan satu tas&nbsp;contoh.&nbsp;Temuan&nbsp;ini menunjukkan bahwa pemberdayaan yang memadukan edukasi, praktik, dan penyediaan sarana dapat&nbsp;menguatkan&nbsp;pengelolaan sampah&nbsp;yang&nbsp;berbasis masyarakat, meskipun&nbsp;keberlangsungan&nbsp;program memerlukan pemantauan dan pembagian tanggung jawab secara berkala.</em></p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Afit Afrizal, Nanda Kurniawan, Audreyhea Avisha, Raihan Fadhel Muhammad, Muhammad Habib Al Islam, Mira Eka Rahayu, Jihan Nabila Saniyah, Ainun Putri Samsi, Diki Satria, Bima Ramadhani https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2912 Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Eksploitasi Anak melalui Pemanfaatan Anak sebagai Pengemis Jalanan dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia. 2026-08-31T04:50:52+07:00 Daniel Sianturi danielkarina395@gmail.com Radhin Naufal Faris radhinnf@gmail.com Taun Taun radhinnf@gmail.com <p>Child exploitation through the use of children as street beggars remains a problem despite the prohibition of economic exploitation of children under Indonesian criminal law. This research aims to analyze the regulation and legal construction of child exploitation through the use of children as street beggars and the criminal liability of perpetrators. This research employs a normative juridical method using statutory, conceptual, and case approaches. Legal materials are analyzed descriptively, analytically, and argumentatively by examining the applicable legal provisions in relation to the alleged exploitation of three children in Pangkalan Kerinci, Pelalawan Regency, Riau, in 2026. The results show that the use of children as street beggars may constitute economic exploitation when it is proven that a person places, permits, commits, orders, or participates in exploiting a child for economic gain. Criminal liability may be imposed on perpetrators who fulfill the elements of the offense, possess culpability and capacity to be held responsible, and are not subject to grounds excluding culpability.</p> 2026-09-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Daniel Sianturi, Radhin Naufal Faris, Taun Taun https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2920 Social Proof As A Moderating Variable on The Influence of Brand Awareness on Purchasing Decisions 2026-09-02T15:52:36+07:00 Efti Novita Sari efti@universitaspahlawan.ac.id Liestyowati Liestyowati efti@universitaspahlawan.ac.id Akhmad Julian Saputra efti@universitaspahlawan.ac.id Aryadi Aryadi efti@universitaspahlawan.ac.id Hamdiah Hamdiah efti@universitaspahlawan.ac.id <p><em>This study aims to analyze and test the role of social proof as a moderating variable in the relationship between brand awareness and purchasing decisions. In the highly dynamic digital economy era, consumers are faced with abundant product information, so brand recognition alone is no longer sufficient to guarantee a purchasing decision. A quantitative approach was used in this study with an explanatory design. The research sample included active e-commerce consumers selected through a purposive sampling technique. Data collection was conducted using a structured questionnaire with a 5-point Likert scale, and data analysis was tested using Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) through SmartPLS software. The results of the analysis indicate that brand awareness has a positive and significant effect on purchasing decisions. Furthermore, moderation testing confirmed that social proof significantly strengthens the influence of brand awareness on purchasing decisions. These findings indicate that when consumers have high brand awareness and are reinforced by social validation such as positive reviews, product ratings, and influencer recommendations the probability of a purchasing decision will increase exponentially. The theoretical implications of this study expand the framework of Signaling Theory and Social Influence Theory in the context of modern consumer behavior, while its practical implications provide strategic guidance for marketing practitioners to integrate influencer marketing and user-generated content strategies to optimize sales conversions.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Brand Awareness, Purchasing Decisions, Social Proof, Moderating Variables, SEM-PLS.</em></p> 2026-09-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Efti Novita Sari, Liestyowati Liestyowati, Akhmad Julian Saputra, Aryadi Aryadi, Hamdiah Hamdiah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2927 Reposisi Ilmu Komunikasi dalam Pengasuhan: Strategi Dialogis Mengatasi Dampak Fatherlessness Pada Anak Usia Pra-Remaja 2026-09-02T22:49:40+07:00 Siti Faizatun Nazariyah psandreym@gmail.com Andre Yosua M psandreym@gmail.com <p>Fenomena fatherless atau ketiadaan figur ayah baik secara fisik maupun psikologis telah menjadi isu krusial di Indonesia, khususnya bagi perkembangan anak di fase pra-remaja. Fase ini menuntut bimbingan emosional yang solid karena transisi kognitif dan sosial yang sedang berlangsung. Tulisan ini bertujuan untuk merevitalisasi dan mereposisi peran ilmu komunikasi dari sekadar medium penyampaian pesan menjadi instrumen penciptaan makna (meaning-making) dalam praktik pengasuhan anak fatherless. Melalui tinjauan literatur dan analisis konseptual-teoretis, naskah ini membedah bagaimana pendekatan komunikasi interpersonal—seperti validasi emosi, keterbukaan dialogis, dan pola komunikasi suportif—dapat digunakan oleh ibu tunggal atau pengasuh pengganti untuk mengisi kekosongan peran ayah. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pergeseran paradigma komunikasi keluarga dari pola struktural ke arah interaksional yang empatik mampu menekan risiko malasuai psikologis pada pra-remaja. Kajian ini menawarkan kerangka aplikatif bagi praktisi parenting dan memberikan kontribusi pada literatur ilmu komunikasi keluarga di tataran nasional.</p> 2026-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Siti Faizatun Nazariyah, Andre Yosua M https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2860 Improving Knowledge of Pregnant and Postpartum Women Through Community-Based Perinatal Mental Health Education 2026-08-19T17:20:42+07:00 Ageng Septa Rini agengseptarini06@gmail.com Agus Santi Br. Ginting agengseptarini06@gmail.com Shinta Mona Lisca agengseptarini06@gmail.com Milka Anggreni Karubuy agengseptarini06@gmail.com Salfia Darmi agengseptarini06@gmail.com Vina Wulandari agengseptarini06@gmail.com Rifa Amalia agengseptarini06@gmail.com <p><em>Perinatal mental health is an essential component of maternal health during pregnancy and the postpartum period. Limited knowledge about psychological changes, </em><em data-start="278" data-end="290">baby blues</em><em>, and postpartum depression may affect mothers’ readiness to cope with emotional changes and hinder early detection of mental health problems. Community-based education is a promotive strategy to improve mental health literacy among pregnant and postpartum women. This community service program aimed to improve knowledge of perinatal mental health through community-based education. The program was conducted on July 27, 2026, in Bantarjati Village, Bogor City, involving 15 participants, consisting of 10 pregnant women and 5 postpartum women, with support from Posyandu cadres. Activities included coordination, a pre-test, interactive education using presentations and leaflets, discussion, question-and-answer sessions, and a post-test. Educational topics covered psychological changes during pregnancy and the postpartum period, </em><em data-start="1125" data-end="1137">baby blues</em><em>, postpartum depression, mental health problems, family support, and adaptive coping strategies. <strong data-start="1234" data-end="1246">Results:</strong> The proportion of participants with good knowledge increased from 20.0% in the pre-test to 86.7% in the post-test, while poor knowledge decreased from 46.7% to 0%. <strong data-start="1411" data-end="1426">Conclusion:</strong> Community-based perinatal mental health education improved knowledge among pregnant and postpartum women and may support psychological readiness and early detection of mental health problems.</em></p> 2026-09-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ageng Septa Rini, Agus Santi Br. Ginting, Shinta Mona Lisca, Milka Anggreni Karubuy, Salfia Darmi, Vina Wulandari, Rifa Amalia https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2905 Sosialisasi Digitalisasi UMKM dan Pendampingan Pembuatan Google Maps Di Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah 2026-08-29T20:03:20+07:00 Dea Ananda deaananda@umnaw.ac.id Vira Septria deaananda@umnaw.ac.id Nabila Marsya Sitompul deaananda@umnaw.ac.id Nursacharissa Devitasari deaananda@umnaw.ac.id Mhd Ariel Pranata deaananda@umnaw.ac.id Sriwardany Sriwardany deaananda@umnaw.ac.id <p><em>The utilization of digital technology by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sei Rejo Village remains suboptimal, particularly in the use of Google Maps as a medium for providing business location information. This community service activity aimed to improve MSME owners’ understanding of the importance of business digitalization through socialization and assistance in creating Google Maps listings. The activity was carried out through observation, socialization with several MSME owners, discussions, and assistance in registering a business location on Google Maps for one participating MSME. The results showed an improvement in participants’ understanding of the benefits of business digitalization, as well as the successful registration of one MSME’s business location on Google Maps. This activity is expected to encourage MSME owners to utilize digital technology to expand access to information about their businesses</em></p> 2026-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Dea Ananda, Vira Septria, Nabila Marsya Sitompul, Nursacharissa Devitasari, Mhd Ariel Pranata, Sriwardany https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2925 Penyuluhan Hukum Tentang Kohabitasi Sebagai Strategi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Desa Matawai Atu Kecamatan Umalulu 2026-09-01T14:08:37+07:00 Mario Efren Yamba Kodi marygracemegumimaran@unwira.ac.id Apolonia Rahayu Ana Narek marygracemegumimaran@unwira.ac.id Maria Bunga Rabe marygracemegumimaran@unwira.ac.id Theresia Denissa Saraswati Odjan marygracemegumimaran@unwira.ac.id Agustinus Primus Feka marygracemegumimaran@unwira.ac.id Mary Grace Megumi Maran marygracemegumimaran@unwira.ac.id <p>Kohabitasi atau hidup bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah merupakan fenomena sosial yang semakin banyak ditemukan di wilayah perdesaan, termasuk di Desa Matawai Atu, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur. Praktik ini seringkali dilangsungkan berdasarkan adat dan kebiasaan setempat tanpa disertai pencatatan perkawinan secara resmi, sehingga menimbulkan berbagai persoalan hukum dan sosial, antara lain ketidakjelasan status anak, ketidakpastian hak waris, minimnya perlindungan hukum bagi perempuan, serta potensi konflik rumah tangga yang berkepanjangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai akibat hukum dari kohabitasi serta pentingnya pencatatan perkawinan sebagai upaya pencegahan konflik dalam rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira Kupang melalui metode penyuluhan hukum, FGD, dan pendampingan kepada tokoh masyarakat serta pasangan yang hidup dalam kohabitasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya legalitas perkawinan, serta tumbuhnya kesadaran untuk mencatatkan perkawinan guna mencegah timbulnya konflik rumah tangga di kemudian hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model intervensi hukum yang berkelanjutan bagi desa-desa lain dengan karakteristik sosial budaya yang serupa.</p> 2026-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Mario Efren Yamba Kodi , Apolonia Rahayu Ana Narek, Maria Bunga Rabe, Theresia Denissa Saraswati Odjan, Agustinus Primus Feka, Mary Grace Megumi Maran https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2940 Kesesuaian Prosedur Penyelesaian Sengketa Konsumen oleh BPSK Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Permendag Nomor 17/M-DAG/PER/4/2007 2026-09-05T11:08:07+07:00 Mahardika Lokesworo mahardikavillay12@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji kesesuaian prosedur penyelesaian sengketa konsumen oleh Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 17/M-DAG/PER/4/2007. Fokus kajian diarahkan pada Putusan BPSK Kabupaten Indramayu Nomor 07/ARBITRASE/BPSK.IM/VIII/2024 yang kemudian dibatalkan melalui Putusan Pengadilan Negeri Indramayu Nomor 50/Pdt.Sus-BPSK/2024/PN Idm dan dikuatkan oleh Putusan Mahkamah Agung Nomor 553 K/Pdt.Sus-BPSK/2025. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan sifat deskriptif analitis serta pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan ditelaah bersama bahan hukum sekunder melalui penafsiran gramatikal dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur yang ditempuh BPSK Kabupaten Indramayu tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Ketidaksesuaian tersebut meliputi penggunaan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 350/MPP/Kep/12/2001 yang telah dicabut, penerapan arbitrase tanpa terlebih dahulu menempuh konsiliasi dan mediasi, ketiadaan persetujuan arbitrase tertulis, penunjukan arbiter tanpa partisipasi para pihak, serta pemanggilan yang tidak memberikan kesempatan efektif kepada pelaku usaha untuk didengar. Rangkaian pelanggaran itu bersifat material karena menyentuh dasar kewenangan, legitimasi majelis, dan asas audi et alteram partem, sehingga putusan BPSK tidak dapat dipertahankan melalui pemeriksaan keberatan dan kasasi.</p> 2026-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Mahardika Lokesworo https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2907 Peran Kontrol Diri Sebagai Moderator dalam Perilaku Pengelolaan Keuangan Generasi Z 2026-08-29T21:34:47+07:00 Ferra Kelvin ferrakelvin06@gmail.com Sutarjo Sutarjo sutarjo@unis.ac.id Luthfi Nuraini luthfi@unis.ac.id <p>Kemampuan pengelolaan serta pengambilan keputusan finansial yang bijak menjadi hal krusial bagi Generasi Z di tengah masifnya transformasi transaksi digital saat ini. Tingkat pemahaman individu mengenai aspek keuangan, membentuk sikap terhadap penggunaan uang, serta menghadapi pengaruh lingkungan sosial dapat menentukan bagaimana seseorang mengalokasikan dan mengendalikan dananya. Fokus penelitian mencakup pengujian keterkaitan pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan lingkungan sosial terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada Generasi Z di Kota Tangerang, serta menguji peran kontrol diri sebagai variabel moderasi. Data primer dari 100 responden dalam penelitian kuantitatif ini diperoleh melalui metode pengambilan sampel <em>purposive</em>. Software SmartPLS 4 digunakan untuk menganalisis data penelitian melalui tahapan deskriptif dan inferensial berbasis <em>Partial Least Squares-Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Hasilnya menunjukkan pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan lingkungan sosial berdampak positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Kontrol diri juga terbukti berperan sebagai moderator dalam hubungan antarvariabel. Temuan ini memperlihatkan bahwa makin baik tingkat pengendalian diri Generasi Z, makin terarah pula pola konsumsi dan pengelolaan dana mereka.</p> 2026-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ferra Kelvin, Sutarjo Sutarjo, Luthfi Nuraini https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2913 Perilaku Pembelian Impulsif Vs Kompulsif pada Konsumen Hedonik 2026-08-31T07:50:26+07:00 Aditya Pandowo aditya.pandowo@unima.ac.id Stephanie M Tooy tooy.stephanie@gmail.com Daysi Fikka Kelejan fikkadaysi@gmail.com Oktafiane R Runtukahu fiane@duasudara.ac.id <p>Riset mengenai perilaku impulsif dan kompulsif umumnya dilakukan secara terpisah, namun dalam penelitian ini, disajikan secara simultan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui anteseden dan konsekuensi dari perilaku kompulsif dan impulsif yang berasal dari merek hedonik dan efeknya terhadap kerelaan untuk membayar pada harga premium. Penelitian ini berdesain kuantitatif dimana sample ditarik dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pelaku pembelian reguler di coffee shop sebanyak 110 responden. Hasil penelitian menunjukkan merek hedonik mampu memprediksi perilaku impulsif dan kompulsif, namun insignifikan pada kerelaan membayar pada harga premium. Temuan lainnya menunjukkan perilaku impulsif mempengaruhi secara langsung kerelaan membayar pada harga premium, tapi tidak dengan perilaku kompulsif. Pengujian tambahan menunjukkan perilaku impulsif mampu berperan sebagai mediator, sedangkan perilaku kompulsif tidak memainkan peran yang sama. Penelitian ini berkontribusi pada strategi pemasaran yang relevan dalam menumbuhkan perilaku impulsif dan kompulsif.</p> 2026-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Aditya Pandowo, Stephanie M Tooy, Daysi Fikka Kelejan, Oktafiane R Runtukahu https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2929 Human Resources and Local Government Support For Sustainable Tourism Event Development: Evidence From Lahat Regency, Indonesia 2026-09-03T08:11:52+07:00 Khadijah Khadijah khadijahplg23@gmail.com Hanif Hasan khadijahplg23@gmail.com Muhammad Halfi Indra Syahputra khadijahplg23@gmail.com Femmy Indriany Dalimunthe khadijahplg23@gmail.com Dewi Yanti khadijahplg23@gmail.com <p><em>Tourism events can strengthen destination visibility, local identity, and local economic activity, but their continuity depends on the human and institutional capacity that supports event development. This study examines how human resource (HR) capacity and local government support shape sustainable tourism event development in Lahat Regency, Indonesia. A qualitative single-case-study approach was employed. Data were collected through face-to-face semi-structured interviews conducted from January to March 2026 with five purposively selected informants: three representatives of the Lahat Regency Tourism Office, one community stakeholder, and one business stakeholder. Because the interviews were not audio-recorded, the analysis relied on contemporaneous interview notes that were organized thematically around the three research questions. The findings show a strong convergence across informants. First, HR capacity for supporting tourism events is considered very limited, creating a clear need for continuous and event-specific training. Second, local-government support has been constrained during the two years preceding the interviews because of regional budget-efficiency measures, which resulted in several planned activities not being implemented. One adaptive response has been collaboration with Politeknik Pariwisata Palembang through research and community-service activities, particularly training for local HR capacity development. Third, Lahat possesses important enabling conditions, including cultural and natural assets, strong community interest, and a policy shift toward better-quality tourism development. However, sustainable event development remains constrained by fragmented planning between government and non-government actors, limited supporting infrastructure, insufficient Pokdarwis capacity and funding, and weak cross-sector coordination. The study shows that sustainable local tourism events require the simultaneous strengthening of operational human capacity and governance coordination under realistic fiscal conditions.</em></p> 2026-09-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Khadijah Khadijah, Hanif Hasan, Muhammad Halfi Indra Syahputra, Femmy Indriany Dalimunthe, Dewi Yanti https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2908 Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantu Media Audio Visual Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SD 2026-08-29T21:48:36+07:00 Muhammad Nada Fathul Huda lionelnada123@gmail.com Hevy Risqi Maharani lionelnada123@gmail.com Mohammad Lukman Hakim lionelnada123@gmail.com <p><em>Indonesian language learning in elementary schools includes listening, speaking, reading, and writing skills. However, students’ learning outcomes remain low because learning is often teacher-centered, audiovisual media is not used optimally, and some students show limited participation and are easily distracted. This study aimed to describe the implementation of the Discovery Learning model assisted by audiovisual media, changes in student activity, improvement in learning outcomes, and changes in classical mastery from the pre-cycle to the second cycle. This research employed Classroom Action Research using the Kemmis and McTaggart design, consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 28 students, comprising 15 boys and 13 girls. Data were collected through observation, interviews, and tests, and analyzed quantitatively and qualitatively. The average score increased from 55.7 in the pre-cycle to 63.9 in the first cycle and 82.3 in the second cycle. Classical mastery increased from 7.1% to 21.4% and finally to 92.9%. In the second cycle, 26 students achieved the minimum mastery criterion of 75. Therefore, the implementation of Discovery Learning assisted by audiovisual media successfully improved students’ activity and Indonesian language learning outcomes.</em></p> 2026-09-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Muhammad Nada Fathul Huda, Hevy Risqi Maharani, Mohammad Lukman Hakim https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2915 Tingkat Kesulitan Membaca Teks Informasi Siswa Kelas V SD 2 Sidorekso 2026-08-31T15:58:50+07:00 Faza Awaliyatul Hikmah 202233312@std.umk.ac.id Lintang Kironoratri lintang.kironoratri@umk.ac.id Lovika Ardana Riswari lovika.ardana@umk.ac.id <p>Kesulitan membaca merupakan kondisi dimana siswa mengalami hambatan dalam memahami atau menguasai sesuatu hal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai bentuk kesulitan membaca pemahaman siswa kelas V SD 2 Sidorekso. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian yaitu 11 siswa kelas V yang kesulitan membaca pemahaman. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada 11 subjek kemudian data dianalisis dengan model miles huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa kelas V SD 2 Sidorekso bervariasi. Kesulitan yang paling banyak dan konsisten dialami oleh seluruh subjek terdapat pada indikator menemukan ide pokok dan menarik kesimpulan, sedangkan kesulitan pada aspek kelancaran serta pengenalan dan pengucapan kata, tidak dialami secara merata oleh seluruh siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa kelancaran membaca yang baik tidak menjamin kemampuan membaca pemahaman yang baik, sehingga disarankan agar guru merancang pembelajaran membaca yang tidak hanya berfokus pada kelancaran membaca, tetapi juga melatih strategi pemahaman bacaan seperti menentukan ide pokok, menemukan informasi penting, dan menarik kesimpulan, disertai bimbingan.</p> 2026-09-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Faza Awaliyatul Hikmah, Lintang Kironoratri, Lovika Ardana Riswari https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2958 Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Pemuda dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Manggis 2026-09-08T19:23:02+07:00 Rani Astria Silvera Harahap raniastriasilvera.harahap89@gmail.com Hotma Rini Hsb aniastriasilvera.harahap89@gmail.com Khairani Nasution raniastriasilvera.harahap89@gmail.com Muhammad Riski Taufik Hasibuan raniastriasilvera.harahap89@gmail.com Nur Jelita Harahap raniastriasilvera.harahap89@gmail.com Romatua Jaya Nasution raniastriasilvera.harahap89@gmail.com Wilda Anisah Lubis raniastriasilvera.harahap89@gmail.com Ari Prabowo raniastriasilvera.harahap89@gmail.com <p>Penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda merupakan permasalahan sosial yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga terhadap kehidupan sosial dan masa depan generasi muda. Upaya pencegahan perlu dilakukan melalui pendekatan yang mampu meningkatkan aktivitas positif dan kemandirian pemuda, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemuda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya pemberdayaan ekonomi sebagai salah satu upaya pencegahan di lingkungan desa Manggis. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini dilakukan melalui sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pemberian motivasi mengenai pengembangan keterampilan serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal. Peserta kegiatan adalah pemuda di lingkungan desa Manggis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dan pentingnya membangun aktivitas yang produktif. Peserta juga memperoleh pemahaman tentang peluang pengembangan keterampilan dan potensi ekonomi sebagai langkah dalam membangun kemandirian. Pemberdayaan ekonomi dapat menjadi salah satu pendekatan pendukung dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba karena mendorong pemuda untuk mengembangkan keterampilan, tanggung jawab, dan orientasi terhadap masa depan. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta kerja sama antara pemuda, pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi. Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi pemuda dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan desa Manggis yang produktif dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkoba.</p> 2026-09-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Rani Astria Silvera Harahap, Hotma Rini Hsb, Khairani Nasution, Muhammad Riski Taufik Hasibuan, Nur Jelita Harahap, Romatua Jaya Nasution, Wilda Anisah Lubis, Ari Prabowo https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2959 Edukasi Stop Bullying Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sekolah Dasar Yang Aman dan Nyaman di SD Negeri Tamiang 2026-09-08T19:31:19+07:00 Nurhalimah Harahap halimahharahapn@gmail.com Ariska Namora Hasibuan halimahharahapn@gmail.com Hotma Rini HSB halimahharahapn@gmail.com Kisva Rani Daulay halimahharahapn@gmail.com Nazipa Marhani Nasution alimahharahapn@gmail.com Nikmatul Hasanah Daulay halimahharahapn@gmail.com Puasa Donna Pasaribu halimahharahapn@gmail.com <p>Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu rasa aman, kenyamanan, dan proses interaksi peserta didik di lingkungan sekolah dasar. Upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait bullying dan dampaknya serta upaya pencegahan beserta sanksinya sebagai upaya penurunan kasus bullying. Metode edukasi yang kami lakukan yaitu melalui sosialisasi ke sekolah SD Negeri Tamiang. Sasaran program adalah siswa kelas VI (Enam). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi berlangsung secara interaktif dan memperoleh respons positif dari peserta didik. Siswa menunjukkan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, termasuk perilaku mengejek, memberikan julukan yang tidak disukai, mempermalukan, mengucilkan, dan melakukan kekerasan fisik. Siswa juga memahami pentingnya saling menghargai, membantu teman, tidak ikut melakukan bullying, serta melaporkan tindakan mengejek kepada guru. Dukungan guru turut memperkuat keberlangsungan upaya pencegahan melalui pembiasaan sikap saling menghormati dan kepedulian antarsiswa. Dengan demikian, edukasi <em>Stop Bullying</em> salah satu upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran peserta didik dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, hingga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupannya sehari – hari dan bisa menjadi contoh yang baik untuk lingkungan sekitarnya.</p> 2026-09-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nurhalimah Harahap, Ariska Namora Hasibuan, Hotma Rini HSB, Kisva Rani Daulay, Nazipa Marhani Nasution, Nikmatul Hasanah Daulay, Puasa Donna Pasaribu https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2950 The Influence Of Social Media Marketing And Shopee's Brand Image On Purchase Decisions Mediated By Customer Trust 2026-09-08T08:12:02+07:00 Fauzan Azmi fauzanazmi@institutazzuhra.ac.id Santy fauzanazmi@institutazzuhra.ac.id Muhamad Irfan Florid fauzanazmi@institutazzuhra.ac.id Farida Akbarina fauzanazmi@institutazzuhra.ac.id Dini Fitriyanthi fauzanazmi@institutazzuhra.ac.id <p><em>The digital transformation in e-commerce has fundamentally reshaped consumer behavior, making social media marketing, brand image, and trust critical drivers of purchasing actions. This study investigates the direct and indirect influences of Social Media Marketing and Brand Image on Purchase Decisions, with Customer Trust acting as a mediating variable, focusing on Shopee users. Utilizing a quantitative approach, empirical data were collected through an online structured questionnaire administered to active Shopee consumers who engage with the platform’s social media channels. The analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to evaluate both the measurement and structural models. The findings reveal that both Social Media Marketing and Brand Image exert a significant positive direct effect on Customer Trust and Purchase Decisions. Furthermore, Customer Trust was confirmed to significantly mediate the relationship between marketing efforts, brand perception, and final purchasing behavior. These empirical results emphasize that while marketing exposure and strong brand identity draw consumer interest, sustainable transaction completion heavily relies on cultivating trust within the digital ecosystem. Practically, the study provides strategic insights for e-commerce platforms to align interactive marketing with rigorous trust-building mechanisms.</em></p> 2026-09-10T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Fauzan Azmi, Santy, Muhamad Irfan Florid, Farida Akbarina, Dini Fitriyanthi https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2935 Patriarki Publik Dan Diskriminasi Berdasarkan Usia Terhadap Perempuan Muda Di Tempat Kerja Maskulin: Perspektif Sylvia Walby 2026-09-03T21:38:58+07:00 Alifvia Chairunnisa Setiawan alifvia.chairunnisa.setiawan-2025@pasca.unair.ac.id <p>Ketimpangan gender tetap menjadi tantangan signifikan di tempat kerja maskulin meskipun ada peningkatan upaya untuk mempromosikan keberagaman dan inklusi. Industri seperti teknik, konstruksi, serta minyak dan gas terus mempertahankan budaya organisasi yang mengistimewakan norma maskulin, sehingga menciptakan hambatan struktural bagi perempuan. Perempuan muda sangat rentan karena mereka mengalami kerugian ganda (<em>double disadvantage</em>) berdasarkan gender dan usia, yang sering kali menghasilkan persepsi diskriminasi usia dan terbatasnya peluang profesional. Artikel ini mengkaji isu-isu tersebut melalui Teori Patriarki Publik Sylvia Walby, yang menjelaskan bagaimana struktur institusional dan praktik organisasi mereproduksi ketimpangan gender di ranah publik. Berpatokan pada literatur internasional terkini, artikel ini berargumen bahwa budaya organisasi patriarkal memperkuat diskriminasi berbasis usia dan gender, mengikis pemberdayaan psikologis perempuan muda, dan pada akhirnya memengaruhi kinerja karyawan. Diskusi lebih lanjut menyoroti bahwa kepemimpinan inklusif, praktik sumber daya manusia yang adil, dan budaya organisasi yang mendukung sangat penting untuk mengurangi diskriminasi struktural serta meningkatkan kesejahteraan, pengembangan karier, dan kinerja perempuan muda di tempat kerja maskulin</p> 2026-09-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Alifvia Chairunnisa Setiawan https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2954 Efektivitas Bimbingan Kaligrafi Arab terhadap Peningkatan Self Efficacy Anak: Studi di DTA Tarbiyatul Ummah Desa Bayasari 2026-09-08T08:43:19+07:00 Nazwa Lestari lestarikan.nazwa@gmail.com Ahmad Ramdan ramdan@stidsirnarasa.ac.id <p>Masa kanak-kanak merupakan tahap perkembangan yang penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Pada fase ini, anak mulai memahami kemampuan dirinya. Mencoba menyelesaikan berbagai tugas, dan mendapatkan pengalaman lewat interaksinya dengan dunia sekitar. Namun, dalam proses tersebut masih ada beberapa anak yang kurang percaya diri pada kemampuannya, ragu untuk mencoba, dan sering menyerah ketika menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan kaligrafi arab dan menganalisis perannya dalam meningkatkan Self-efficacy anak di DTA Tarboyatul Ummah, Desa Bayasari. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode ini digunakan untuk mendapatkan pemahaman secara mendalam mengenai pelaksanaan bimbingan kaligrafi arab dan efektivitasnya terhadap peningkatan Self-efficacy anak. faktor yang paling terlihat dalam perkembangan Self-efficacy anak selama pelaksanaan bimbingan kaligrafi yaitu mastery experience atau pengalaman keberhasilan. Hal tersebut dilihat dari proses anak-anak yang pada awalnya masih ragu dalam menulis, kemudian menjadi berani mencoba dan merasa lebih yakin setelah berhasil menyelesaikan latihan kaligrafi yang diberikan. Keberhasilan tersebut menjadi dorongan anak untuk terus mencoba ketika mneghadapi bentuk tulisan yang sulit.&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Bimbingan Kaligrafi, Self-efficay, Anak, DTA, Dakwah Seni</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2026-09-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nazwa Lestari, Ahmad Ramdan https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2948 Konstruksi Yuridis Dugaan Penistaan Agama dalam Pelaksanaan Ibadah Umrah Oleh I.Z. Ditinjau Dari Hukum Pidana Indonesia 2026-09-07T18:59:58+07:00 Rafly Ramadhani Ramadhani raflyramadhani079@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini menganalisis konstruksi yuridis dugaan penistaan agama dalam pelaksanaan ibadah umrah oleh figur publik berinisial I.Z. ditinjau dari hukum pidana Indonesia. Permasalahan penelitian berfokus pada dua hal, yaitu konstruksi yuridis terhadap dugaan penistaan agama dan pertanggungjawaban pidana atas perbuatan yang dipersoalkan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui pengkajian peraturan perundang-undangan, teori dan asas hukum, doktrin, jurnal ilmiah, serta sumber hukum lain yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan menghubungkan fakta yang dikaji dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa yang melibatkan I.Z. dan penyebaran konten melalui media sosial dapat dikaji dalam perspektif hukum pidana, khususnya ketentuan mengenai penistaan agama dan penyebaran informasi yang berkaitan dengan SARA. Namun, penggunaan pakaian tertentu dalam pelaksanaan ibadah umrah tidak secara otomatis memenuhi unsur tindak pidana. Pertanggungjawaban pidana harus didasarkan pada pembuktian seluruh unsur delik, kesengajaan atau kesalahan, kemampuan bertanggung jawab, serta tidak adanya alasan pembenar dan alasan pemaaf. Karena peristiwa terjadi pada 2024, ketentuan KUHP baru tidak dapat diterapkan secara retroaktif terhadap peristiwa tersebut.</p> <p>Kata Kunci: Konstruksi Yuridis, Penistaan Agama, Pertanggungjawaban Pidana, Ibadah Umrah, Media Sosial.</p> 2026-09-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Rafly Ramadhani Ramadhani https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2947 Faktor-Faktor yang Memengaruhi Komitmen Karyawan pada PT Serasi Logistics Indonesia 2026-09-08T13:06:26+07:00 Monika Yuliani Monikayuliani132@gmail.com Febrisi Dwita Monikayuliani132@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterikatan kerja, beban kerja, dan kepuasan kerja terhadap komitmen karyawan pada PT Serasi Logistics Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan sampel jenuh sebanyak 67 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan (B = 0,167; t = 2,326; sig. = 0,023), beban kerja berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,139; t = 2,512; sig. = 0,015), dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,221; t = 2,774; sig. = 0,007). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan (F = 9,249; sig. = 0,000) dengan R² sebesar 0,306 atau 30,6%. Kepuasan kerja memiliki kontribusi relatif terbesar berdasarkan standardized Beta sebesar 0,308. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan komitmen karyawan perlu dilakukan melalui penguatan keterikatan kerja, pengelolaan beban kerja yang proporsional, dan peningkatan kepuasan kerja secara terpadu.</p> <p>Kata Kunci: Keterikatan Kerja, Beban Kerja, Kepuasan Kerja, Komitmen Karyawan.</p> 2026-09-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Monika Yuliani, Febrisi Dwita https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2963 Bimbingan Minat dan Bakat sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Melanjutkan Pendidikan pada Remaja Desa Cintanagara dalam Perspektif Bimbingan Penyuluhan Islam 2026-09-09T07:17:56+07:00 Lubna Alfita alfitalubna02@gmail.com Opik Jamaludin alfitalubna2@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran remaja motivasi-remaja Desa Cinta negara dalam melanjutkan pendidikan kejadian yang lebih tinggi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta pelaksanaan bimbingan-minat dan bakat dalam perspektif bimbingan penyuluhan Islam sebagai upaya menemukan kembali motivasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas remaja usia sekolah orang tua, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Data dikumpulkan melalui observasi wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap pengorganisasian pengelompokan tema dan penafsiran data yang diperkuat dengan trigulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi remaja untuk melanjutkan pendidikan dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi keluarga, jarak dan keterbatasan transportasi menuju sekolah, kurangnya pemahaman remaja terhadap minat dan bakat dirinya, serta pengaruh keluarga dan lingkungan sekitar. Kondisi tersebut mendorong sebagian remaja memilih bekerja perantau, atau melanjutkan pendidikan melalui pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dan program kesetaraan paket B/Paket C. Pelaksanaan bimbingan minat dan bakat dilakukan melalui tahapan bimbingan klasikal dengan kelompok, dan bimbingan individu disertai penguatan nilai-nilai keislaman agar remaja memahami bahwa mengembangkan potensi diri merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai hamba Allah SWT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan minat dan bakat berperan penting dalam membantu remaja mengenali potensi dirinya dan membangun kembali motivasi untuk melanjutkan pendidikan meskipun tetap dibutuhkan dukungan berkelanjutan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mengatasi hambatan ekonomi dan geografis yang dihadapi.</p> 2026-09-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Lubna Alfita, Opik Jamaludin https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2965 Penerapan Prinsip Non-Punishment terhadap Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang yang Dipaksa Melakukan Tindak Pidana Berdasarkan Hukum Pidana Indonesia 2026-09-09T08:59:05+07:00 Mas Arya Trisulton Nurfachrullah 2310631010037@student.unsika.ac.id Taun Taun 231063101037@student.unsika.ac.id <p><em>Human trafficking has developed through modes that force victims to commit criminal acts, creating problems concerning protection from prosecution. This study examines the regulation of the non-punishment principle for trafficking victims forced to commit criminal acts and factors causing gaps between legal regulation and law enforcement practice. The study aims to analyze the basis for applying the non-punishment principle and identify implementation obstacles in Indonesian criminal law. This normative research employs statutory, conceptual, and case approaches through library research and qualitative analysis. The findings show that the non-punishment principle has a legal basis in Article 18 of Law Number 21 of 2007 and is related to coercion, while being reinforced by international instruments. Its implementation remains constrained by weak identification, difficulties in proving coercion and exploitation, and inadequate interagency coordination. Therefore, integrated assessment, national SOPs, improved enforcement capacity, and stronger coordination are required to ensure consistent and substantive victim protection.</em></p> 2026-09-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Mas Arya Trisulton Nurfachrullah, Taun Taun https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2966 Perlindungan Hukum Bagi Nasabah Pengguna Layanan Mobile Banking Dalam Perspektif Undang-Undang Perbankan 2026-09-09T11:35:09+07:00 Andre Reyvaldi 2310631010011@student.unsika.ac.id Rani Apriani 2310631010011@student.unsika.ac.id <p><em>The advancement of digital technology has transformed banking services through mobile banking, offering convenience and efficiency for customers. However, this progress also presents significant challenges regarding legal protection and data security. This study aims to analyze the effectiveness of banking regulations in providing legal safeguards for mobile banking users and to examine the bank’s responsibility for risks or losses experienced by customers. Using a normative juridical approach, the research explores the gap between das Sein (empirical reality) and das Sollen (ideal legal norms) in the practice of legal protection. The findings indicate that although regulations such as the Banking Law, Consumer Protection Law, and Electronic Information and Transactions Law provide principles of prudence and bank accountability, their implementation still faces technical constraints and system vulnerabilities. Therefore, regulatory reinforcement and dispute resolution mechanisms must be enhanced to better adapt to technological developments and cyber threats.</em></p> 2026-09-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Andre Reyvaldi, Rani Apriani https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2979 The Impact of Green Human Resource Management on Employee Eco-Behavior: The Mediating Role of Organizational Identification and The Moderating Role of Leadership Support 2026-09-12T09:43:36+07:00 Ida Farida hj.idafaridase08@gmail.com Ade Risna Sari idaharahap20@gmail.com <p><em>Global environmental degradation demands organizations to integrate sustainability principles into their operational strategies, where employee eco -behavior is the key to achieving ecological goals. This study aims to examine the impact of Green Human Resource Management (GHRM) on employee eco-behavior, by analyzing the mediating role of organizational identification and the moderating role of leadership support. A quantitative approach with a correlational design was used in this study, targeting a sample of employees in the manufacturing sector that implements environmentally sound operational standards. Data collection was conducted through a structured questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS). The results are expected to show that GHRM has a significant positive effect directly on employee eco-behavior. In addition, organizational identification is proven to partially mediate the relationship between GHRM and employee eco-behavior, confirming the perspective of Social Identity Theory. Furthermore, leadership support is proven to strengthen the positive relationship between GHRM and organizational identification and employee eco-behavior, in accordance with Social Exchange Theory. These findings provide theoretical contributions to the green human resource management literature and practical implications for organizational leaders in designing HR policies and leadership styles that support environmental sustainability.</em></p> 2026-09-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ida Farida, Ade Risna Sari https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2981 Penerapan Teknologi Rocket Stove Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Mandiri di Desa Padahurip 2026-09-12T15:13:18+07:00 Wulan Meila wulanmeilaa19@gmail.com Ita Yusritawati ita@umkuningan.ac.id Nina Nuryani ninanuryani605@gmail.com Natasya Naura Juantina natasyajuantina074@gmail.com Giska Aulia Putri giskaulia13@gmail.com Mohamad Hilman Pirdaus mohamadhilmanpirdaus@gmail.com Muhammad Farhan Noer mfarhannoer2002@gmail.com Tria Nurfadillah nurfadillahtria40@gmail.com Fahmi Ramadhan fahmiramadhan493@gmail.com Reta Aulia Unisa rethaaulia76@gmail.com Pujiyanti Tresnaningsih tresnaningsih1407@gmail.com Bagas Jalaludin jalaludinbagas@gmail.com Muhammad Syahdan Khifdoni syahdankhifdoni@gmail.com Muhamad Fikri fikriperintis@gmail.com Handika Purnama handikapurnama7030@gmail.com Hikmal Nurhilmi hikmalnurhilmibkp@gmail.com Selfiyana Selfiyana selfiyn74@gmail.com Bekti Agung Laksono Bektiokazaki72@gmail.com Rois Faturohman roidfaturohman@gmail.com Muhammad Dzulfikar Annabil nabil.dzulfikar22@gmail.com Nabila Amalia Hamidah namaliahamidah@gmail.com <p>Kurangnya fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan tidak aktifnya bank sampah di Desa Padahurip menyebabkan masyarakat mayoritas mengelola sampah dengan cara dibakar secara terbuka atau ditimbun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi pengelolaan sampah secara mandiri dan ramah lingkungan melalui penyediaan alat pembakaran sampah minim asap menggunakan metode rocket stove. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan (survei lokasi dan perancangan desain), tahap pelaksanaan (konstruksi fisik tungku menggunakan hebel, semen, dan besi tulangan), serta tahap evaluasi (uji fungsi alat). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat rocket stove mampu memusnahkan sampah anorganik kering secara cepat bersuhu tinggi dan menghasilkan emisi asap yang minim berkat efisiensi aliran udara terarah. Kesimpulannya, teknologi rocket stove berhasil menjadi sarana pemusnah sampah yang efektif dan tepat guna bagi masyarakat perdesaan, meskipun efektivitas operasionalnya masih terbatas pada sampah kondisi kering&nbsp;</p> 2026-09-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Wulan Meila, Ita Yusritawati , Nina Nuryani , Natasya Naura Juantina , Giska Aulia Putri, Mohamad Hilman Pirdaus, Muhammad Farhan Noer, Tria Nurfadillah, Fahmi Ramadhan , Reta Aulia Unisa , Pujiyanti Tresnaningsih , Bagas Jalaludin, Muhammad Syahdan Khifdoni , Muhamad Fikri, Handika Purnama, Hikmal Nurhilmi , Selfiyana Selfiyana , Bekti Agung Laksono, Rois Faturohman, Muhammad Dzulfikar Annabil, Nabila Amalia Hamidah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2980 Pemberdayaan Masjid sebagai Pusat Pembelajaran Al-Qur’an dan Fiqih Ibadah bagi Anak di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang 2026-09-12T12:38:32+07:00 Ramlan Padang ramlanpadang408@gmail.com Novi Irawani noviirawani22@gmail.com Saskia Az Zahra saskiaazzahra253@gmail.com Nur Jannah nurjannahpaiuisu@gmail.com Lia Wardayanti Hasibuan liawardayanti02@gmail.com <p>Masjid memiliki fungsi strategis dalam kehidupan masyarakat Muslim, tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi masyarakat, termasuk anak-anak. Pemanfaatan masjid sebagai pusat pembelajaran menjadi penting untuk mendukung pembentukan kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman dasar-dasar ibadah sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masjid sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan fiqih ibadah bagi anak di Desa Bagan Serdang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Program dilaksanakan melalui pendampingan pembelajaran secara langsung dengan materi Iqra, Al-Qur’an, tajwid dasar, serta fiqih ibadah yang meliputi tata cara berwudhu dan shalat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pendampingan pembelajaran, praktik, dan evaluasi perkembangan peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan masjid sebagai lingkungan belajar mampu menciptakan suasana pembelajaran keagamaan yang aktif dan partisipatif. Anak-anak memperoleh kesempatan untuk berlatih membaca Al-Qur’an secara individual, mendapatkan koreksi bacaan, mengenal kaidah tajwid sederhana, serta mempraktikkan tata cara berwudhu dan salat secara langsung. Kegiatan juga mendorong keterlibatan anak dalam aktivitas pembelajaran dan kegiatan keagamaan di masjid. Pemberdayaan masjid melalui pembelajaran Al-Qur’an dan fiqih ibadah dapat menjadi salah satu bentuk penguatan pendidikan agama berbasis masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan keterlibatan pengurus masjid, orang tua, dan masyarakat agar proses pembinaan keagamaan anak dapat berlangsung secara konsisten.</p> 2026-09-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ramlan Padang, Novi Irawani, Saskia Az Zahra, Nur Jannah, Lia Wardayanti Hasibuan https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2977 Konstruksi Yuridis Penipuan Melalui Manipulasi Konten Digital Berbasis Kecerdasan Artifisial Berdasarkan Kuhp Nasional 2026-09-11T22:28:39+07:00 Wira Rahmadani 2310631010161@student.unsika.ac.id Dinar Putri Amelia 2310631010161@student.unsika.ac.id <p><em>The advancement of artificial intelligence has given rise to a new mode of fraud through synthetic digital content manipulation (deepfake) that surpasses the reach of conventional criminal norms. This study examines the juridical construction of fraud offenses based on artificial intelligence under Article 492 of Law Number 1 of 2023 on the National Penal Code, as well as its normative relationship with Article 35 jo. Article 51 paragraph (1) of Law Number 1 of 2024 on Electronic Information and Transactions. The research employs a normative legal method with statutory, conceptual, and comparative approaches. The findings indicate that the elements of tipu muslihat (deceptive contrivance), actus reus, mens rea in the form of dolus specialis, and causality under Article 492 of the National Penal Code can in principle encompass the deepfake modus operandi, yet without explicit provisions addressing artificial intelligence as a criminal medium. A cumulative-complementary application of the National Penal Code and the Electronic Information and Transactions Law represents the most appropriate construction; however, normative fragmentation and the absence of legislative synchronization generate legal uncertainty that demands comprehensive regulatory harmonization.</em></p> 2026-09-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Wira Rahmadani, Dinar Putri Amelia https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2978 Kualifikasi Delik Dan Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Perbuatan Eigenrichting Yang Mengakibatkan Kematian Dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia 2026-09-11T22:35:49+07:00 Dinar Putri Amelia 2310631010020@student.unsika.ac.id Wira Rahmadani 2310631010161@student.unsika.ac.id <p><em>Vigilantism (eigenrichting) resulting in death violates the rule of law principle enshrined in Article 1(3) of Indonesia's 1945 Constitution, yet no standalone offense exists in positive criminal law to directly address it. This study analyzes the criminal offense qualification of eigenrichting and the criminal liability of involved parties when it causes death. Normative legal research is employed through statutory, conceptual, and case approaches. The findings reveal that eigenrichting resulting in death is most appropriately qualified under Article 170(2) sub-3 of the Criminal Code or Article 262(4) of Law No. 1 of 2023, as death operates as an aggravating circumstance rather than the offense's core element, rendering Article 338 inapplicable without proof of intentional killing. Criminal liability is constructed through the complicity doctrine (deelneming) under Articles 55–56 of the Criminal Code, distinguishing medepleger, uitlokker, and medeplichtige, while self-defense (noodweer) claims fail to satisfy the cumulative requirements of Article 49. The absence of a specific eigenrichting offense constitutes a normative gap requiring serious legislative attention.</em></p> 2026-09-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Dinar Putri Amelia, Wira Rahmadani https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2988 Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan dan Konsultasi Gratis Bagi Masyarakat Desa Ciberung Melalui Kolaborasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Apoteker 2026-09-14T16:41:50+07:00 Nabilah Zahiroh nabilazhr119@gmail.com Vera Mulyawantie nabilazhr119@gmail.com Revan Agustiansyah nabilazhr119@gmail.com Sarah Puspitasari nabilazhr119@gmail.com Dwi Sugesti Ningrum nabilazhr119@gmail.com Karen Putri Azzahra nabilazhr119@gmail.com Agis Yulianti nabilazhr119@gmail.com Een Siti Nuraeni nabilazhr119@gmail.com Anisa Rahma Suzina nabilazhr119@gmail.com Enjel Luciana Alfy lucianaalfyenjel@gmail.com Aas Amelia nabilazhr119@gmail.com Elsa Sonia Nur Azizah nabilazhr119@gmail.com Riyanti Riyanti nabilazhr119@gmail.com Sahla Ambarwati nabilazhr119@gmail.com Ayip Saripudin Nugraha nabilazhr119@gmail.com Eggi Saepuloh nabilazhr119@gmail.com Fauzan Dwi Ardani nabilazhr119@gmail.com Karnoval Aditama nabilazhr119@gmail.com Muhamad Hamdani nabilazhr119@gmail.com Yogiswara Setyo nabilazhr119@gmail.com Rizki Sugiarto nabilazhr119@gmail.com Muhamad Alfarizi nabilazhr119@gmail.com <p>Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keteratasan akses layanan kesehatan, terutama bagi kelompok lanjut usia dan pra-lansia yang rentan terhadap penyakit tidak menular. Desa Ciberung, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan merupakan salah satu wilayah dengan keterbatasan tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan akses pemeriksaan kesehatan dan konsultasi obat secara gratis melalui kolaborasi dokter spesialis penyakit dalam dan apoteker dari Rumah Sakit Wijaya Kusumah. Metode pelaksanaan meliputi registrasi, skrining kesehatan, pemeriksaan dan konsultasi medis, konsultasi kefarmasian, serta tindak lanjut, yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Balai Desa Ciberung dan diikuti oleh 52 peserta. Data hasil pemeriksaan dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merupakan perempuan (84,6%) dengan rentang usia 39–84 tahun. Sebanyak 50% peserta mengalami hipertensi dan 32,7% tergolong krisis hipertensi, 28,8% memiliki kadar gula darah tinggi, dengan diagnosis terbanyak berupa hipertensi, osteoartritis, dan diabetes melitus. Seluruh peserta memperoleh konsultasi kefarmasian mengenai penggunaan obat yang tepat. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang mengombinasikan pemeriksaan medis dan edukasi kefarmasian efektif sebagai sarana deteksi dini penyakit tidak menular di wilayah pedesaan.</p> 2026-09-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nabilah Zahiroh, Vera Mulyawantie, Revan Agustiansyah, Sarah Puspitasari, Dwi Sugesti Ningrum, Karen Putri Azzahra, Agis Yulianti, Een Siti Nuraeni, Anisa Rahma Suzina, Enjel Luciana Alfy, Aas Amelia, Elsa Sonia Nur Azizah, Riyanti Riyanti, Sahla Ambarwati, Ayip Saripudin Nugraha, Eggi Saepuloh, Fauzan Dwi Ardani, Karnoval Aditama, Muhamad Hamdani, Yogiswara Setyo, Rizki Sugiarto, Muhamad Alfarizi https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2983 Implementasi Program Kuliah Kerja Nyata Tematik Dalam Meningkatkan Pendidikan Anak, Pembinaan Keagamaan, Dan Kepedulian Sosial Masyarakat Desa Kubah Sentang 2026-09-13T09:28:39+07:00 Parianto Parianto parianto@fai.uisu.ac.id Muthia Agustin muthiaagustin18@gmail.com Sulistianingsih Sulistianingsih sulistianingsih420@gmail.com Nurhalizah Nasution nurhalizahnasution7@gmail.com Aulia Syahdina auliasyahdina2005@gmail.com <p>Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan KKNT Kelompok 06 dilaksanakan di Desa Kubah Sentang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang selama 40 hari, mulai 7 Juli sampai 13 Agustus 2026. Program disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat dengan fokus pada pendidikan anak, pembinaan keagamaan, kesehatan, sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi mengajar di SDN 106186 Kubah Sentang dan PAUD Cendana, mengajar mengaji, perwiritan, sholawatan, khatib dan imam Jumat, edukasi Stop Bullying, Posyandu, senam sehat, gotong royong, penyuluhan pra-nikah dan pernikahan sakinah, perlombaan Gema Anak Sholeh, serta pembangunan gapura perbatasan desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait, pelaksanaan program, keterlibatan langsung mahasiswa dan masyarakat, dokumentasi, serta evaluasi deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa berbagai program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan kontribusi positif terhadap kegiatan pendidikan, keagamaan, kesehatan, sosial, dan lingkungan. Keterlibatan pemerintah desa, pihak sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu, bapak-bapak, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam pelaksanaan program. Kegiatan KKNT juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, berorganisasi, beradaptasi, dan mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat. Keberlanjutan program diharapkan dapat didukung oleh masyarakat dan pemerintah desa setelah kegiatan KKNT berakhir.</p> 2026-09-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Parianto Parianto, Muthia Agustin, Sulistianingsih Sulistianingsih, Nurhalizah Nasution, Aulia Syahdina https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2967 Pengaruh Green Product dan Inovasi Produk terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Nusareco 2026-09-09T17:08:52+07:00 A. Ahmad Thufail Dhiyaul Auliyah Syukur abdmuis664@gmail.com Agus Syam agus.syam@unm.ac.id Asmayanti Asmayanti agus.syam@unm.ac.id Nur Halim agus.syam@unm.ac.id Sumiati Tahir agus.syam@unm.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Green Product </em>dan Inovasi Produk terhadap Keputusan Pembelian konsumen produk Nusareco di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 45 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) <em>Green Product </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian serta memiliki pengaruh paling dominan, (2) Inovasi Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dan (3) <em>Green Product </em>dan Inovasi Produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen produk Nusareco di Kota Makassar. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,943 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 94,3% variasi Keputusan Pembelian, sedangkan 5,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil tersebut menegaskan pentingnya penerapan konsep <em>Green Product </em>dan pengembangan inovasi dalam mendorong keputusan pembelian. Nusareco disarankan memperkuat informasi mengenai manfaat lingkungan produknya serta melanjutkan inovasi desain, variasi, dan kualitas produk sesuai kebutuhan konsumen.</p> 2026-09-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 A. Ahmad Thufail Dhiyaul Auliyah Syukur, Agus Syam, Asmayanti Asmayanti, Nur Halim, Sumiati Tahir https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2943 Pemanfaatan Sampah Botol Plastik Menjadi Pot Bunga Melalui Workshop Sebagai Upaya Meningkatkan Kepedulian Dan Kreativitas Masyarakat Di Kelurahan Limbungan Baru 2026-09-05T17:49:50+07:00 Qonaah Nuryan Arif aaini7468@gmail.com Adrian Nuggraha adriannuggraha0905@gmail.com Eldina Farah Eka eldinafet22@gmail.com Nuraini Nuraini Aaini7468@gmail.com <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Group 5 of the Community Service Program (KKN) students from University Muhammadiyah Riau, comprising 26 members, conducted a workshop on recycling plastic bottle waste into flower pots in the Limbungan Baru Urban Village (RT 004 RW 010). This activity aimed to raise public awareness and understanding regarding plastic waste issues, introduce the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle), and foster community creativity in transforming used plastic bottles into functional items. The activity employed participatory and educational methods across several stages: observation, preparation, outreach, demonstration, hands-on practice, and evaluation. During the event, residents not only received information on plastic waste management but also actively participated in crafting and decorating the flower pots. The results indicated a positive response and high level of enthusiasm from the community throughout the workshop. Participants successfully followed the flower pot creation process—ranging from cleaning and cutting the plastic bottles, creating drainage holes, and painting and decorating, to adding planting media and the plants—specifically, chili seedlings. The activity demonstrated to the community that used plastic bottles can be repurposed into useful</p> </div> </div> <img src="https://jahe.or.id/public/site/images/aini_7468/blobid0.png" alt="page1image14280864" width="156.290000" height="0.480000"> <img src="https://jahe.or.id/public/site/images/aini_7468/blobid1.png" alt="page1image14282736" width="112.610000" height="0.480000"> <img src="https://jahe.or.id/public/site/images/aini_7468/blobid2.png" alt="page1image14273168" width="106.370000" height="0.480000"></div> <div class="page" title="Page 2"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>products with aesthetic value. Thus, the workshop on repurposing plastic bottle waste into flower pots serves as a simple yet sustainable initiative to enhance environmental awareness and community creativity.</p> </div> </div> </div> 2026-09-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Qonaah Nuryan Arif, Adrian Nuggraha, Eldina Farah Eka, Nuraini Nuraini https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2986 Gambaran Penerapan Higiene Dan Sanitasi Pada UMKM Tahu Pak Ali Di Desa Dolok Manampang Sebagai Upaya Mendukung Keamanan Produk Pangan 2026-09-14T13:23:39+07:00 Kiki Rawitri kikirawitri@umnaw.ac.id Syahridha Annisa Marbun kikirawitri@umnaw.ac.id Hezita Namora Sofyan kikirawitri@umnaw.ac.id Layli Hassanah kikirawitri@umnaw.ac.id Nikita Karin kikirawitri@umnaw.ac.id Prinita Anggraeni kikirawitri@umnaw.ac.id <p><em>Hygiene and sanitation are crucial components in preventing food contamination during production. This activity aimed to assess the implementation of hygiene and sanitation practices at the "Tahu Pak Ali" MSME in Dolok Manampang Village. A descriptive design with an observational approach was employed. Data were collected through direct observation using a checklist comprising 34 indicators across eight aspects. Assessments were based on "Yes," "No," and "N/A" scores, with the implementation level calculated as the proportion of "Yes" responses relative to the relevant indicators. The results showed that 26 indicators were met, six were not met, and two were not applicable, resulting in an overall implementation rate of 81.25%. Full compliance (100%) was achieved in the following aspects: water and raw materials; processing; storage and products; and cleaning, sanitation, and waste management. The lowest compliance (40%) was observed in the buildings and facilities aspect. Key improvements should focus on the condition of buildings and facilities, followed by the production environment, equipment protection, and the consistency of workers' personal hygiene</em></p> 2026-09-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Kiki Rawitri, Syahridha Annisa Marbun, Hezita Namora Sofyan, Layli Hassanah, Nikita Karin, Prinita Anggraeni https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2973 Strategi Pengelolaan Rantai Pasok Sparepart dalam Mendukung Keandalan Peralatan Operasional di Pelabuhan Batu Bara PT. Wahana Bara Sentosa Palembang 2026-09-11T15:29:38+07:00 Arda Prameswari khameha@gmail.com Andrian Noviardy khameha@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan rantai pasok sparepart dalam mendukung keandalan peralatan operasional di Pelabuhan Batu Bara PT. Wahana Bara Sentosa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu Manager Maintenance, Supervisor Maintenance, dan Planner Maintenance. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan sparepart diterapkan melalui perencanaan kebutuhan berdasarkan jadwal preventive maintenance, kondisi peralatan, dan riwayat kerusakan, kemudian dilanjutkan dengan proses pengadaan, pengendalian persediaan, distribusi, serta pengelolaan lead time dengan melibatkan koordinasi antara bagian Maintenance, Planner Maintenance, Warehouse, dan Procurement. Penerapan strategi tersebut mendukung keandalan peralatan operasional karena ketersediaan sparepart yang sesuai dan tepat waktu dapat mempercepat proses maintenance, mengurangi waktu tunggu perbaikan, mempercepat pengembalian unit ke kondisi operasional, serta mengurangi risiko downtime dan kerusakan berulang. Dengan demikian, pengelolaan rantai pasok sparepart berperan dalam mendukung kelancaran maintenance dan menjaga keandalan peralatan operasional perusahaan.<br><br></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>This study aims to analyze spare parts supply chain management strategies in supporting the reliability of operational equipment at PT Wahana Bara Sentosa Coal Port. The study employed a qualitative method with a descriptive approach. Research informants were selected using purposive sampling and consisted of the Maintenance Manager, Maintenance Supervisor, and Maintenance Planner. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that spare parts management strategies are implemented through needs planning based on preventive maintenance schedules, equipment conditions, and failure history, followed by procurement, inventory control, distribution, and lead time management involving coordination among the Maintenance, Maintenance Planner, Warehouse, and Procurement functions. The implementation of these strategies supports operational equipment reliability because the timely and appropriate availability of spare parts can accelerate maintenance processes, reduce repair waiting time, speed up the return of units to operational condition, and reduce the risk of downtime and recurring failures. Thus, spare parts supply chain management plays a role in supporting maintenance continuity and maintaining the reliability of the company’s operational equipment.</em></p> <p><strong>Keywords: </strong><em>Supply Chain Management, Spareparts, Operational Equipment Reliability.</em></p> 2026-09-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Arda Prameswari, Andrian Noviardy https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2997 Pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya Untuk Meningkatkan Penerangan Jalan di Kampung Banjar Seminai 2026-09-15T13:14:50+07:00 Reza Khoirul Arafi rezakhoirul02@gmail.com Muhammad Alfin Syahrizal mohammadsyahzl@gmail.com Mauli Datipah maulidatijalisar@gmail.com Idris Idris idrisharun@uin-suska.ac.id <p><em>Limited lighting on several roads in Banjar Seminai Village, Dayun District, Siak Regency, was identified by students of the 2026 Community Service Program (KKN) of Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. The condition was particularly noticeable at locations with inadequate lighting at night. This community service activity aimed to improve environmental lighting through the installation of Solar-Powered Public Street Lighting (PJUTS) while introducing solar energy as a source for public lighting facilities. The activity was conducted on 18–21 August 2026 in Banjar Seminai Village and involved KKN students and the Head of Banjar Tengah Hamlet. The implementation approach followed observation, mapping, discussion, implementation, and communication stages. PJUTS was successfully installed at two points, namely Rawah Lembat and the area in front of Kartika Kindergarten. Although there were initial obstacles, they were resolved and the lighting units were installed and could be used. The program added lighting to areas that previously required better illumination and provided a simple application of renewable-energy technology in the village environment. Program </em></p> 2026-09-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Reza Khoirul Arafi, Muhammad Alfin Syahrizal, Mauli Datipah , Idris Idris https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2987 Gelora Literasi Keluarga: Pemberdayaan Guru Dan Orangtua Melalui Pendampingan Membaca Nyaring Berbasis Teknologi Audio Digital Untuk Anak Sekolah Dasar 2026-09-15T04:12:06+07:00 Andi Saadillah saadillahandi@gmail.com Samsuddin Samsuddin S4ml4str4@gmail.com Rasmiati Rasyid Ammy.fti@usn.ac.id Rahma Mawadda mawaddararaa@gmail.com Widya Saleh Az-Zahra Mawadda widya33526@gmail.com Andi Ulfianti andiulfianti147@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Aktivitas literasi anak di SDN 1 Oneeha, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, masih bertumpu pada pembelajaran di sekolah, sementara budaya membaca di keluarga belum terbangun secara konsisten. Meskipun Gerakan Literasi Sekolah telah dilaksanakan, keterampilan orangtua dalam mendampingi membaca nyaring, ketersediaan bahan bacaan, variasi media, dan pemanfaatan teknologi literasi digital masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan orangtua dalam membangun budaya membaca anak secara terstruktur dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi audio digital. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan membaca nyaring berbasis teknologi audio digital bagi guru, pelatihan penggunaan buku audio digital bagi orangtua, pendampingan praktik melalui tugas rumah literasi dan komunikasi sekolah–keluarga, serta evaluasi berkala. Guru berperan sebagai mitra utama dan penggerak literasi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan respons sangat positif dengan capaian keseluruhan 89,48% (kategori sangat tinggi), dibandingkan kondisi awal sebesar 62,04% (kategori sedang). Temuan menunjukkan bahwa integrasi peran guru, keterlibatan orangtua, praktik membaca nyaring, dan teknologi audio digital efektif memperkuat budaya literasi keluarga. Pendekatan kolaboratif tersebut mendorong aktivitas membaca anak yang lebih aktif, interaktif, terstruktur, dan berkelanjutan.</p> 2026-09-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Andi Saadillah, Samsuddin Samsuddin, Rasmiati Rasyid, Rahma Mawadda, Widya Saleh Az-Zahra Mawadda, Andi Ulfianti https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2990 Pemberdayaan Remaja Putus Sekolah Melalui Literasi Ekonomi dan Bahasa untuk Penguatan Kesiapan Kemandirian di Desa 2026-09-14T20:47:24+07:00 Siti Afifah afifah@unuha.ac.id Nia Kurniati niakurniati@unuha.ac.id Dimas Ragil Wicaksono niakurniati@unuha.ac.id Durotun Musyarofah niakurniati@unuha.ac.id <p><em>School-dropout adolescents are at risk of limited access to functional competencies, including understanding economic information, using language for everyday needs, and making independent decisions. This community service program aimed to strengthen economic literacy, language literacy, and readiness for independence through an educational-participatory mentoring program in Banuayu Village. The program lasted 16 weeks and involved 12 school-dropout adolescents. The stages consisted of pre-activity, core economic and language literacy activities, practical application, mentoring, and monitoring and evaluation. Evaluation used economic and language literacy pretest–posttest scores, an independence scale, and engagement observation. Mean economic literacy increased from 68 to 87 (27.94%), language literacy from 53 to 84 (58.49%), and independence from 76 to 98 (28.95%). The highest relative improvement occurred in language literacy. The results indicate that contextual learning combined with practice, feedback, and mentoring is a relevant strategy for strengthening functional competencies among school-dropout adolescents. The findings are not interpreted as causal evidence or proof of long-term economic independence because the program had no control group and post-program evaluation was immediate.</em></p> 2026-09-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Siti Afifah;; Nia Kurniati; Dimas Ragil Wicaksono,Durotun Musyarofah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2985 Penguatan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Melalui Program KKN Di Desa Puteri Sembilan Kecamatan Rupat Utara 2026-09-14T11:36:35+07:00 Fahmi Harianda 12320411837@students.uin-suska.ac.id Alfiansyah Alfiansyah 12330413811@students.uin-suska.ac.id M. Haiqal Ridwan 12370320015@students.uin-suska.ac.id Fazel Donny Devgan 12350313156@students.uin-suska.ac.id Said Asyraf 12320714755@students.uin-suska.ac.id Ahmad Mas’ari 12320411837@students.uin-suska.ac.id <div><span lang="EN-US">Desa Puteri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sejarah, budaya, sosial, lingkungan, dan wisata yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sultan Syarif Kasim Riau tahun 2026 diarahkan pada penguatan masyarakat berbasis kearifan lokal melalui pemetaan potensi dan pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengabdian bertujuan mengidentifikasi kearifan lokal Desa Puteri Sembilan, membangun keterlibatan masyarakat, serta menghasilkan kegiatan dan media yang dapat mendukung pengembangan desa. Metode pengabdian dilakukan secara partisipatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tukar pendapat, implementasi program, dan evaluasi. Program inti meliputi observasi dan pemetaan sejarah, budaya, adat istiadat, kehidupan pesisir, pelestarian mangrove, dan Pantai Bestari. Program pengabdian diwujudkan melalui pembuatan denah dan profil desa, sadar wisata, serta pembuatan gapura desa. Program bidang keilmuan dan kegiatan tambahan meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum, keagamaan, peringatan HUT RI, sekolah lansia, gotong royong, penanaman mangrove, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat, terutama pada kegiatan sadar wisata, pembuatan denah dan profil desa, serta pembuatan gapura. Kegiatan tersebut menghasilkan media informasi desa, fasilitas sederhana di Pantai Bestari, dan penanda identitas desa. Pelaksanaan juga memperkuat pengalaman mahasiswa dalam komunikasi, koordinasi, kerja sama, tanggung jawab, dan adaptasi. Keberlanjutan hasil kegiatan memerlukan pemeliharaan fasilitas, pemanfaatan media informasi, dan keterlibatan masyarakat serta pemerintah desa.</span></div> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Fahmi Harianda, Alfiansyah, M. Haiqal Ridwan, Fazel Donny Devgan, Said Asyraf, Ahmad Mas’ari https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2992 Inovasi Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak Melalui Teknologi Fermentasi Untuk Meningkatkan Nilai Guna Potensi Lokal 2026-09-14T21:38:05+07:00 Fitria Ananda raihansanjaya132@gmail.com Raihan Sanjaya raihansanjaya132@gmail.com Muhammad Alhafiz raihansanjaya132@gmail.com Mela Novianti raihansanjaya132@gmail.com Susilawati Susilawati raihansanjaya132@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Jerami padi merupakan salah satu potensi lokal yang melimpah di wilayah Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, namun pemanfaatannya sebagai sumber pakan ternak masih belum optimal. Sebagian besar jerami padi setelah panen belum dimanfaatkan secara maksimal dan berpotensi menjadi limbah pertanian, yang sebagian besar hanya dibakar atau dibiarkan membusuk di area pertanian. Jerami padi tersedia dalam jumlah besar, tetapi mengandung sedikit protein dan memiliki kandungan serat kasar yang tinggi, sehingga membuat kemampuan cerna jerami tersebut rendah jika diberikan langsung kepada hewan ternak. Oleh karena itu, proses fermentasi memanfaatkan mikroorganisme untuk memecah komponen serat yang kompleks, sehingga meningkatkan nilai nutrisi, rasa, dan kemampuan cerna pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan inovasi pemanfaatan jerami padi sebagai pakan ternak melalui teknologi fermentasi sehingga dapat meningkatkan kualitas dan nilai guna jerami sebagai potensi lokal yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan edukasi dan demonstrasi. Tahapan yang dilakukan meliputi penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan pakan ternak berbahan dasar jerami padi melalui proses fermentasi. Masyarakat diperkenalkan pada tahapan pengolahan jerami, mulai dari persiapan bahan, pencampuran bahan fermentasi, proses pemeraman, hingga pemanfaatan jerami terfermentasi sebagai pakan ternak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi fermentasi dapat menjadi alternatif pengolahan jerami padi yang lebih bernilai guna dan berpotensi mendukung ketersediaan pakan ternak bagi masyarakat. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber daya produktif serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, pengolahan jerami padi melalui fermentasi tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah pertanian, tetapi juga dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.</p> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Fitria Ananda, Raihan Sanjaya, Muhammad Alhafiz, Mela Novianti, Susilawati Susilawati https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2993 Inovasi Biskuit Berbasis Tepung Pisang Sebagai Alternatif Pangan Lokal Didesa Haya – Haya 2026-09-14T22:15:38+07:00 Deby Sinta Darise deby.darise@ubmg.ac.id Sriputri Katrin puputtamuntuan9847@gmail.com Meutia Mahardika Hadju mutyhadju@gmail.com Ghea Julianda Putri D. Batalipu gheajulinda09@gmail.com Nita Aprilia ntaapriliaa27@gmail.com Desriyanti Nurfadilah desriyantid175@gmail.com Aulia Rahman Akadji auliarahmanakadji@gmail.com Mirna Abdulah abdullahmirna155@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi biskuit berbasis tepung pisang sebagai alternatif pangan lokal di Desa Haya-Haya, Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan informasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi mengenai pemanfaatan pisang, proses pengolahan pisang menjadi tepung, serta pengembangan tepung pisang menjadi biskuit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pisang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan lokal yang dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah. Pengolahan pisang menjadi tepung kemudian dimanfaatkan dalam pembuatan biskuit menghasilkan produk dengan karakteristik khas dari segi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Inovasi ini menunjukkan adanya peluang pemanfaatan pisang sebagai bahan baku produk pangan yang lebih beragam. Pengembangan biskuit berbasis tepung pisang juga dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pemanfaatan hasil pertanian lokal serta mendukung pengembangan produk pangan berbasis potensi masyarakat Desa Haya-Haya.</p> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Deby Sinta Darise, Sriputri Katrin, Meutia Mahardika Hadju, Ghea Julianda Putri D. Batalipu, Nita Aprilia, Desriyanti Nurfadilah, Aulia Rahman Akadji, Mirna Abdulah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2995 Analisis Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Kesenjangan Capaian Antaraspek Pada Siswa Kelas X.2 SMA Negeri 4 Pekanbaru 2026-09-15T11:14:55+07:00 Rizky Kasturi rizkykasturi07@gmail.com Natasha Alya Putri rizkykasturi07@gmail.com Sudirman Shomary rizkykasturi07@gmail.com Dewi Laila Sari Rambe rizkykasturi07@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td width="653"> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan peserta didik kelas X.2 SMA Negeri 4 Pekanbaru dalam menulis teks Laporan Hasil Observasi (LHO) berdasarkan capaian pada setiap aspek penilaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sumber data berupa hasil tulisan 40 peserta didik. Penilaian kemampuan menulis dilakukan melalui enam aspek, meliputi kesesuaian dan kelengkapan isi, ketepatan dan objektivitas fakta, struktur teks, kaidah kebahasaan, keruntunan dan keterpaduan gagasan, serta ejaan dan kerapian tulisan. Peneliti menganalisis data dengan menghitung rata-rata capaian setiap aspek dan menentukan kesenjangan antara aspek dengan capaian tertinggi dan terendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks LHO peserta didik memperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 93,5 dengan kategori sangat baik. Capaian tertinggi terdapat pada aspek kaidah kebahasaan dengan persentase 100%, sedangkan capaian terendah terdapat pada aspek ejaan dan kerapian tulisan dengan persentase 72,5%. Perbedaan capaian tersebut menghasilkan kesenjangan sebesar 27,5 poin persentase. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peserta didik telah memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menerapkan kaidah kebahasaan, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek mekanik tulisan, khususnya penggunaan ejaan dan kerapian. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penilaian kemampuan menulis perlu memperhatikan capaian pada setiap aspek, bukan hanya berorientasi pada nilai akhir. Guru dapat menggunakan hasil penilaian tersebut sebagai dasar untuk memberikan umpan balik yang lebih spesifik serta membiasakan peserta didik menerapkan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) secara konsisten dalam kegiatan menulis.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>kemampuan menulis; teks laporan hasil observasi; kesenjangan antaraspek; ejaan; penilaian menulis</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Rizky Kasturi, Natasha Alya Putri, Sudirman Shomary, Dewi Laila Sari Rambe https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2982 Penerapan Prinsip Rule Of Reason Oleh Kppu Dalam Penilaian Kartel Harga Tiket Pesawat Dan Implikasinya Terhadap Perlindungan Hukum Konsumen 2026-09-12T21:49:19+07:00 Rizhan Fadlan Rahman rizhanfadlan@gmail.com Rani Apriani rani.apriani@fh.unsika.ac.id <p>Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip <em>rule of reason</em> oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam menilai dugaan praktik kartel dalam industri penerbangan domestik serta mengkaji perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen akibat adanya perjanjian penetapan harga tiket pesawat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui telaah terhadap norma hukum, putusan KPPU, serta putusan pengadilan yang relevan untuk melihat bagaimana hukum persaingan usaha diterapkan dalam struktur pasar penerbangan yang cenderung oligopolistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPPU menerapkan prinsip <em>rule of reason</em> melalui analisis perilaku pasar, indikator struktural, dan dampak ekonomi untuk menentukan apakah tindakan terkoordinasi antar maskapai merupakan perjanjian anti-persaingan. Dalam perkara penetapan harga tiket pesawat, KPPU menemukan adanya pengurangan frekuensi penerbangan dan pembatasan penjualan kelas tarif rendah yang dikualifikasikan sebagai bentuk koordinasi harga yang dilarang berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Namun perlindungan konsumen masih belum optimal karena tidak adanya kompensasi langsung dan lemahnya efek jera bagi pelaku usaha. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan penegakan hukum persaingan serta integrasi kebijakan persaingan dan perlindungan konsumen untuk memastikan praktik penetapan harga yang adil dan mencegah terulangnya kartel di masa mendatang.</p> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Rizhan Fadlan Rahman, Rani Apriani https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3002 Penguatan Literasi Bahasa Inggris Anak-Anak Sebagai Upaya Peningkatan Minat Baca Dan Kemampuan Berbahasa Di Desa Sihoda Hoda Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas 2026-09-16T10:44:35+07:00 Husnil Khotimah husnilkhotimah571@gmail.com Siti Zulaikha husnilkhotimah571@gmail.com Nadhiroh Ramadhani husnilkhotimah571@gmail.com Hajjah Sarifah husnilkhotimah571@gmail.com Aisyah Nur Dalimunthe husnilkhotimah571@gmail.com Rahmy Jelita Daulay husnilkhotimah571@gmail.com Ikhdina Silmi husnilkhotimah571@gmail.com Abdul Fatah husnilkhotimah571@gmail.com Rizal Hamzah husnilkhotimah571@gmail.com Sutan Paruhuman husnilkhotimah571@gmail.com Ika Merdeka Wati Siregar husnilkhotimah571@gmail.com <p><sub>Kegiatan penguatan literasi Bahasa Inggris ini dilaksanakan sebagai salah satu program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 25 STAIN Mandailing Natal di Desa Sihoda Hoda, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas. Rendahnya minat baca dan minimnya pengenalan Bahasa Inggris sejak usia dini menjadi persoalan pendidikan yang ditemukan di desa ini, sehingga mendorong mahasiswa KKN untuk menghadirkan program belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Program dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yaitu pada Sabtu sore dan Minggu pagi, bertempat di posko KKN, dengan materi meliputi pengenalan huruf dan angka, tema my family, latihan perkenalan diri, serta kegiatan membaca buku yang dikemas melalui metode belajar sambil bernyanyi. Mahasiswa KKN juga turut mengajar langsung di SD Gonting sebagai bentuk perluasan jangkauan program. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari anak-anak yang ditandai dengan tingginya kehadiran pada setiap sesi, serta meningkatnya kemampuan anak-anak dalam mengenal huruf, angka, dan kosakata dasar Bahasa Inggris.</sub></p> 2026-09-18T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Husnil Khotimah, Siti Zulaikha, Nadhiroh Ramadhani, Hajjah Sarifah, Aisyah Nur Dalimunthe, Rahmy Jelita Daulay, Ikhdina Silmi, Abdul Fatah, Rizal Hamzah , Sutan Paruhuman, Ika Merdeka Wati Siregar https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2960 Pengaruh Komunikasi Internal Dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Produktivitas Karyawan Pada PT. Trisinar Indopratama Cikupa Tangerang 2026-09-08T20:19:41+07:00 Rosalina Rosalina Lubisrosalina1908@gmail.com Lia Asmalah dosen01644@unpam.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara pengaruh komunikasi internal dan lingkungan kerja fisik terhadap produktivitas karyawan PT. Trisinar Indopratama Cikupa Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif deskriptif dan teknik yang digunakan adalah teknik sampling jenuh, Sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel apabila semua jumlah populasi digunakan sebagai sampel yaitu menggunakan populasi 54 dengan sampel sebanyak 54 responden. Nilai hasil koefisien korelasi komunikasi internal dan lingkungan kerja fisik terhadap produktivitas karyawan berada berada pada pada tingkat 0,851 maka tingkat keeratan korelasi antar variabel diartikan sangat kuat. Uji hipotesis diperoleh nilai nilai X<sub>1</sub> thitung &gt; ttabel atau (11,239 &gt; 2,006) dan nilai (sig) 0,000 &lt; 0,05 dengan demikian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara komunikasi internal terhadap produktivitas karyawan PT. Trisinar Indopratama Cikupa Tangerang.&nbsp;Uji hipotesis diperoleh nilai nilai X<sub>2</sub> thitung &gt; ttabel atau (8,529 &gt; 2,006) dan nilai (sig) 0,000 &lt; 0,05 dengan demikian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara&nbsp;lingkungan kerja fisik terhadap terhadap produktivitas karyawan PT. Trisinar Indopratama Cikupa Tangerang. Hasil penelitian ini adalah komunikasi internal (X<sub>1</sub>) dan lingkungan kerja fisik (X<sub>2</sub>) dengan persamaan regresi Y = 2,487 + 0,768X<sub>1</sub> + 0,279X<sub>2</sub> yang dapat diartikan komunikasi internal dan lingkungan kerja fisik berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan. Pengujian hipotesis secara parsial atau simultan diperoleh fhitung &gt; ftabel (67,235 &gt; 4,03) dan signifikan &lt; 0,05 (0,000 &lt; 0,05) maka Ho3 ditolak dan Ha3 Diterima, artinya komunikasi internal (X<sub>1</sub>) dan lingkungan kerja fisik (X<sub>2</sub>) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Hasil analisis koefisien determinasi yang di uji secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 0,725 atau sebesar 72,5% sedangkan sisanya sebesar 27,5% dipengaruh faktor lain.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci : Komunikasi Internal, Lingkungan Kerja Fisik, Produktivitas Karyawan</strong></p> 2026-09-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Rosalina Rosalina, Lia Asmalah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3014 Peningkatan Kapasitas Pegawai BAPPEDA Kabupaten Kudus melalui Pendampingan Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah 2026-09-17T13:54:19+07:00 Richma Hidayati richma.hidayati@umk.ac.id Wawan Shokib Rondli wawan.shokib@umk.ac.id Gilang Puspita Rini gilang.puspita@umk.ac.id Ahmad Nilnal Munachifdlil Ula ahmad.nilnalmuna@umk.ac.id Nafi' Inayati Zahro nafi.inayati@umk.ac.id <p>Kemampuan aparatur pemerintah dalam menghasilkan dan mempublikasikan artikel ilmiah memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan pengetahuan serta mendorong perumusan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada data dan bukti empiris. Meskipun demikian, berbagai pengalaman, data, dan hasil kajian yang dimiliki aparatur belum sepenuhnya terdokumentasi dalam bentuk artikel ilmiah yang sesuai dengan struktur, sistematika, dan standar penulisan jurnal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Kudus dalam menyusun artikel ilmiah hingga siap dipublikasikan. Kegiatan dilaksanakan pada November 2024 dengan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif berbasis praktik yang dilaksanakan dalam empat sesi. Peserta berjumlah 20 aparatur BAPPEDA yang memiliki tugas dan keterlibatan dalam bidang perencanaan, pengolahan data, penelitian, evaluasi, serta pelaporan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, penentuan topik dan penyusunan kerangka artikel, praktik penulisan, telaah dan perbaikan naskah, serta finalisasi artikel dan pengenalan mekanisme publikasi melalui Open Journal System (OJS). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi terhadap naskah artikel yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilaksanakan mampu menghasilkan lima artikel ilmiah yang dikembangkan secara kolaboratif oleh peserta. Selain menghasilkan luaran berupa naskah ilmiah, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada aparatur dalam mengembangkan dan mengorganisasi gagasan, menyusun artikel berdasarkan kaidah ilmiah, menerapkan teknik sitasi dan pengelolaan referensi, melakukan penyempurnaan naskah berdasarkan umpan balik, serta mempersiapkan artikel untuk proses publikasi. Pendekatan pendampingan berbasis praktik yang dilakukan secara sistematis dan bertahap menunjukkan relevansi yang kuat dalam meningkatkan kapasitas aparatur untuk mendokumentasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman serta aktivitas perencanaan pembangunan daerah.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Bappeda; pendampingan; artikel ilmiah; publikasi ilmiah; aparatur negara</em></p> 2026-09-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Richma Hidayati, Wawan Shokib, Gilang Puspita Rini, Ahmad Nilnal Muna, Nafi' Inayati Zahro https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3006 Problem-Based Learning and Final Cooling-System Competency in Heavy-Duty Diesel Engine Education: A Quasi-Experimental Pretest-Posttest Study 2026-09-17T08:34:39+07:00 Ahmat Nuron Makki ahmatnuronmakki0102@gmail.com Erwin Komara Mindarta erwin.komara.ft@um.ac.id Besar Abadi Prayogi besarabadi71@smkn6malang.sch.id Sahirul Alim sahirul4lim@smkn6malang.sch.id Novia Riza noviriz@smkn6malang.sch.id <p>Problem-Based Learning (PBL) is suited to technical education because it organizes learning around authentic problems and diagnostic reasoning. This study examined whether PBL was associated with higher final cooling-system competency in heavy-duty diesel engine learning and whether any advantage reflected larger learning gain or higher endpoint attainment. A quasi-experimental pretest-posttest design involved 61 Grade XI Heavy Equipment Engineering students (PBL, n = 32; control, n = 29). Descriptive statistics, paired tests, Welch comparisons, normalized gain, effect sizes, non-parametric sensitivity analyses, and ANCOVA with HC3 robust standard errors were applied. Both groups improved substantially (PBL: 50.00 ± 9.84 to 89.06 ± 6.02; control: 45.69 ± 8.53 to 84.83 ± 8.40; both p &lt; 0.001), while raw gains were virtually identical (39.06 vs. 39.14; p = 0.979). The PBL group nevertheless achieved a higher post-test score (difference = 4.23 points, 95% CI 0.44–8.03; Hedges’ g = 0.58), and the baseline-adjusted difference remained 3.98 points (HC3 p = 0.048). PBL was therefore associated with higher final attainment, not a larger absolute gain. Evaluating vocational pedagogy through both change and endpoint performance provides a more precise interpretation of instructional effects in intact-class designs.</p> 2026-09-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ahmat Nuron Makki, Erwin Komara Mindarta, Besar Abadi Prayogi, Sahirul Alim, Novia Riza https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3008 Project-Based Learning Is Associated with Consistent Gains in Workplace Tools and Equipment Competence among Automotive Vocational Students: A Pre-Post Study 2026-09-17T08:46:33+07:00 Indra Priamianda Indrapriamianda@gmail.com Erwin Komara Mindarta erwin.komara.ft@um.ac.id Irfan Hamdani irfan.hamdani@smkn6malang.sch.id Supardi Supardi supardi@smkn6malang.sch.id Gugat Hadi Prakoso gugathadi@smkn6malang.sch.id <p>Project-Based Learning (PjBL) is widely used in vocational education to connect disciplinary knowledge with meaningful tasks, yet learning outcomes are often reported only as class averages. This study examined the magnitude, consistency, and distribution of change in workplace tools and equipment competence among 31 Grade X automotive vocational students following a project-based learning sequence. Paired pre-test and post-test scores were analyzed using descriptive statistics, individual gain analysis, the Shapiro-Wilk test, the Wilcoxon signed-rank test as the primary inferential procedure, a paired-samples t test as sensitivity analysis, standardized effect indices, and correlations. Mean scores increased from 48.39 (SD = 9.43) to 72.77 (SD = 10.19), yielding a mean gain of 24.39 points (95% CI 23.36-25.41). All 31 students improved, with individual gains ranging from 20 to 28 points. The Wilcoxon test confirmed a marked pre-post shift (W+ = 496, p &lt; .001), and the paired t test produced the same conclusion, t(30) = 48.48, p &lt; .001. Baseline score was not associated with gain magnitude (r = .135, p = .467). The findings indicate a large and unusually consistent increase in test-based competence, although the one-group design does not establish causality or superiority over alternative instruction.</p> 2026-09-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Indra Priamianda, Erwin Komara Mindarta, Irfan Hamdani, Supardi Supardi, Gugat Hadi Prakoso https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3015 Perlindungan Hukum terhadap Data Pribadi Konsumen dalam Transaksi E-Commerce Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 2026-09-17T17:12:02+07:00 Lanank Saviolanotty lanangsaviolanotty@gmail.com <p>Perkembangan transaksi elektronik (e-commerce) di Indonesia meningkatkan risiko penyalahgunaan data pribadi konsumen, sementara kerangka hukum yang mengaturnya masih tersebar di berbagai peraturan sektoral. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap data pribadi konsumen dalam transaksi e-commerce serta efektivitas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dalam mengatasi kekosongan hukum tersebut. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), didukung studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum berlakunya UU PDP, pengaturan data pribadi bersifat parsial dan tidak seragam sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum bagi konsumen. UU PDP memberikan landasan hukum yang lebih komprehensif melalui pengaturan prinsip pemrosesan data, hak subjek data, kewajiban pengendali data, serta mekanisme sanksi administratif dan pidana. Namun demikian, efektivitas UU PDP masih dibatasi oleh belum optimalnya kelembagaan pengawas serta rendahnya literasi hukum pelaku usaha dan konsumen. Penelitian ini merekomendasikan percepatan pembentukan lembaga pengawas yang independen serta harmonisasi peraturan pelaksana guna memperkuat perlindungan data pribadi konsumen dalam ekosistem perdagangan elektronik nasional.</p> 2026-09-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Lanank Saviolanotty https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3013 Aspek Hukum Penggunaan Karya Seni Asing Tanpa Izin di Indonesia: Analisis Kasus Musisi Pamungkas 2026-09-17T13:17:27+07:00 Graciela Poetri dameriaptr07@gmail.com Rahmi Zubaedah gracielapoetri22@gmail.com <p>Perkembangan teknologi digital meningkatkan kemudahan distribusi karya seni sekaligus risiko pelanggaran hak cipta, khususnya hak moral pencipta. Penelitian ini menganalisis perlindungan hak moral dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta relevansi Konvensi Bern dalam pelanggaran hak cipta lintas negara di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Kasus dugaan penggunaan karya visual tanpa izin oleh musisi Pamungkas terhadap karya seniman Prancis Baptiste Virot digunakan sebagai studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak moral, meliputi hak atribusi dan hak integritas, bersifat melekat, tidak dapat dialihkan, dan dilindungi baik oleh hukum nasional maupun Konvensi Bern, khususnya Pasal 6bis.</p> 2026-09-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Graciela Poetri, Rahmi Zubaedah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3012 Penguatan Modal Sosial Melayu Kuantan Melalui Gotong Royong Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Pacu Jalur dalam KKN Tematik 2026-09-17T12:36:20+07:00 Indah Purnama Sari indahips409@gmail.com Bima Tri Septiawan suhandri@uin-suska.ac.id Ripda Kasria Ningsih suhandri@uin-suska.ac.id Cahya Ningrum Nurjanah suhandri@uin-suska.ac.id Suhandri Suhandri suhandri@uin-suska.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Gotong royong merupakan nilai budaya inti masyarakat Melayu Kuantan, namun dalam beberapa tahun terakhir intensitasnya pada berbagai kegiatan rutin di wilayah Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, menunjukkan kecenderungan menurun. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi tersebut, sekaligus oleh fakta bahwa gotong royong pada tradisi pacu jalur masih bertahan kuat sebagai pengikat sosial di lima desa lokasi kegiatan, yaitu Pebaun Hilir, Seberang Pantai, Rantau Sialang, Muaro Tombang, dan Kasang. Kegiatan ini bertujuan memetakan bentuk, makna, dan kondisi gotong royong, serta merumuskan peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dalam memperkuat gotong royong sebagai modal sosial masyarakat. Metode yang digunakan adalah wawancara semi-terstruktur dengan lima narasumber aparatur desa (kepala desa, penjabat kepala desa, dan sekretaris desa) berpedoman pada Pedoman Wawancara Pemuka Masyarakat, yang datanya dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan membandingkan pola jawaban antar desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa gotong royong hidup dalam dua bentuk, yakni gotong royong umum (kebersihan lingkungan, rumah ibadah) dan gotong royong adat/suku (pacu jalur, hajatan, musibah), namun menghadapi tantangan berupa pergeseran penyelesaian masalah desa dari kerja bersama ke mekanisme berbayar, mekanisasi sebagian proses tradisional (alat berat menggantikan gotong royong menarik kayu jalur), serta menurunnya partisipasi generasi muda. Program KKN Tematik terbukti berkontribusi membuka ruang interaksi sosial baru, mendorong adaptasi mahasiswa terhadap tradisi musiman (pacu jalur, Doa Turun ke Ladang, Doa Padang), menghasilkan inovasi fisik desa (plang jalan, gapura desa), serta memanfaatkan momentum kolektif seperti perayaan HUT RI untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan warga. Kegiatan ini merekomendasikan strategi penguatan gotong royong berbasis pelibatan tokoh adat dan edukasi berkelanjutan bagi generasi muda di kelima desa tersebut.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Kata gotong royong; modal sosial; Melayu Kuantan; pacu jalur; KKN Tematik.</p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>is a core cultural value of the Melayu Kuantan community, yet its intensity in routine communal activities across the Kuantan Mudik area, Kuantan Singingi Regency, has shown a declining trend in recent years. This community service activity is motivated by that condition, alongside the fact that gotong royong within the pacu jalur (traditional boat-race) tradition remains a strong social bond across the five target villages: Pebaun Hilir, Seberang Pantai, Rantau Sialang, Muaro Tombang, and Kasang. The activity aims to map the forms, meanings, and current conditions of gotong royong, and to formulate the role of Thematic Community Service Program (KKN Tematik) students in strengthening gotong royong as community social capital. Semi-structured interviews were conducted with five village-apparatus informants (village heads, an acting village head, and village secretaries) guided by the Community Leader Interview Protocol, and the data were analyzed descriptively-qualitatively by comparing response patterns across villages. Results show that gotong royong persists in two forms: general gotong royong (environmental cleanliness, houses of worship) and customary/clan-based gotong royong (pacu jalur, celebrations, misfortunes), yet faces challenges from the shift toward monetized problem-solving, partial mechanization of traditional practices (heavy equipment replacing communal log-hauling for boat-building), and declining youth participation. The KKN Tematik program contributed to opening new spaces for social interaction, encouraging student adaptation to seasonal traditions (pacu jalur, the pre-planting Doa Turun ke Ladang, and the post-harvest Doa Padang), producing tangible village innovations (road signs, village gates), and leveraging collective moments such as Indonesian Independence Day to re-strengthen communal values. The activity recommends a gotong royong revitalization strategy that engages customary leaders (ninik mamak) and provides sustained education for younger generations across the five villages.</em></p> <p><strong>Keywords: </strong><em>mutual cooperation; social capital; Melayu Kuantan; pacu jalur; thematic community service</em></p> 2026-09-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Indah Purnama Sari, Bima Tri Septiawan, Ripda Kasria Ningsih, Cahya Ningrum Nurjanah, Suhandri Suhandri https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2996 Dari Kegelisahan Menuju Ketenangan: Peran Surau Al-Hidayah Dalam Pembinaan Generasi Muda Di DesaSerai Wangi 2026-09-15T12:48:03+07:00 Vitra Ardiansyah 12310621383@students.uin-suska.ac.id Falzakhiah Aulia 12380223042@students.uin-suska.ac.id Inez Nurjanah 12340410062@students.uin-suska.ac.id Dinil Fitri 12350310435@students.uin-suska.ac.id Delki Candra 12370520045@students.uin-suska.ac.id Kurnianingsih Kurnianingsih 12320111734@students.uin-suska.ac.id Yolanda Tamyiz Herfiza 12311421987@students.uin-suska.ac.id Ranggi Zilhairi 12370523253@students.uin-suska.ac.id Nofa Rahmadani 12311623821@students.uin-suska.ac.id Zaharatul Hayati 12340412068⁠@students.uin-suska.ac Fadhil HidayatAhmad Ghozali Syafe’i suska.ac.id12311424482@students.uin-suska.ac.id <div><span lang="IN">Kemerosotan akhlak dan lemahnya kesadaran beragama pada generasi muda di wilayah pedesaan menjadi keresahan tersendiri bagi orang tua dan tokoh masyarakat, yang dipicu oleh penggunaan gawai yang tidak terkendali, menurunnya minat terhadap kegiatan keagamaan, serta mulai lunturnya nilai adat dan agama. Fenomena ini turut dirasakan oleh generasi muda di Desa Serai Wangi. Di tengah kegelisahan tersebut, Surau Al-Hidayah diharapkan menjadi lembaga keagamaan dan sosial yang mampu menghantarkan generasi muda menuju ketenangan melalui kegiatan pengajian, pembelajaran Al-Qur'an, dan pembinaan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Surau Al-Hidayah dalam pembinaan generasi muda di Desa Serai Wangi beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa Surau Al-Hidayah memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan religius, kedisiplinan, dan karakter generasi muda setempat, yang diperkuat oleh keterlibatan aktif tokoh agama dan dukungan masyarakat.</span></div> 2026-09-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Vitra Ardiansyah, Falzakhiah Aulia, Inez Nurjanah, Dinil Fitri, Delki Candra, Kurnianingsih, Yolanda Tamyiz Herfiza, Ranggi Zilhairi, Nofa Rahmadani, Zaharatul Hayati, Fadhil HidayatAhmad Ghozali Syafe’i https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3022 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Apotek Hidup Toga Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Di Desa Biluango 2026-09-18T22:05:03+07:00 Maman Musa maman.musa03@gmail.com Sindi Mohungo maman.musa03@gmail.com Meirly Retessya maman.musa03@gmail.com Andri Anggowa maman.musa03@gmail.com Salbya Anatasia M. Datukarama maman.musa03@gmail.com Muhammad Rifki maman.musa03@gmail.com Nurjana Tuge maman.musa03@gmail.com Wiwin A. Tombolotutu maman.musa03@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan pekarangan yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan keluarga. Pemanfaatan TOGA di Desa Biluango masih belum optimal karena pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menanam serta memanfaatkan tanaman obat masih perlu ditingkatkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat melalui program apotek hidup serta pemanfaatan lahan untuk penanaman TOGA di Desa Biluango. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi pengambilan bibit, penyediaan pupuk, pengukuran lahan, pengolahan tanah dan pencampuran pupuk, penyiraman bedeng, serta penanaman tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat digunakan sebagai area penanaman TOGA. Kegiatan juga meningkatkan keterlibatan dan pengalaman praktis anggota KKM dan masyarakat dalam mempersiapkan lahan, menanam, dan merawat tanaman. Program apotek hidup dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pemeliharaan kesehatan keluarga. Keberlanjutan kegiatan memerlukan perawatan tanaman dan pendampingan agar pemanfaatan TOGA dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.</p> 2026-09-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Maman Musa, Sindi Mohungo, Meirly Retessya, Andri Anggowa, Salbya Anatasia M. Datukarama, Muhammad Rifki, Nurjana Tuge, Wiwin A. Tombolotutu https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2904 Transformasi Literasi Numerasi Melalui Eco-Mathematics: Pelatihan Integrasi Pendidikan Lingkungan Hidup Bagi Guru SDN 76/I Sungai Buluh 2026-08-29T16:59:45+07:00 Hendra Budiono hendra.budiono@unja.ac.id Violita Zahyuni violitazahyuni0692@unja.ac.id Faizal Faizal faizal.chan@unja.ac.id Silvina Noviyanti silvinanoviyanti@unja.ac.id Khoirunnisa Khoirunnisa khoirunnisa@unja.ac.id <p>Rendahnya literasi numerasi siswa dan kecenderungan pembelajaran matematika yang masih bersifat abstrak mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan pedagogis guru di SDN 76/I Sungai Buluh dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan <em>Eco-Mathematics</em>. Metode pelaksanaan dirancang menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang meliputi empat tahap utama, yaitu sosialisasi dan observasi lingkungan, workshop integrasi kurikulum, pendampingan pembuatan modul serta alat peraga manipulatif berbasis bahan alam/limbah, dan implementasi uji coba kelas yang dilanjutkan dengan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya tingkat pemahaman materi peserta yang sangat tinggi dengan rata-rata persentase mencapai 96%, serta tingkat kepuasan terhadap penyelenggaraan kegiatan sebesar 99,5% dengan kategori Sangat Puas. Kesimpulannya, program ini secara signifikan mampu mengoptimalkan potensi ekologis sekolah menjadi media belajar yang nyata, serta memperkuat kepercayaan diri guru dalam merancang skenario pembelajaran luar kelas (<em>outdoor learning</em>). Implementasi <em>Eco-Mathematics</em> ini terbukti menjadi strategi efektif untuk mewujudkan ekosistem sekolah yang cerdas numerasi sekaligus berwawasan lingkungan secara berkelanjutan</p> 2026-09-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Hendra Budiono, Violita Zahyuni, Faizal Faizal, Silvina Noviyanti, Khoirunnisa Khoirunnisa https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2899 Pengalaman Generasi Z Dalam Membentuk Gaya Hidup Fashion Melalui Media Baru Tiktok 2026-08-27T20:36:03+07:00 Diva Nur Aziz divanuraziz6@gmail.com Agung Putra Mulyana divanuraziz6@gmail.com Ali Imron Hamid divanuraziz6@gmail.com <p>TikTok telah berkembang dari media hiburan menjadi ruang sosial digital yang berperan dalam membentuk identitas, gaya hidup, dan perilaku konsumsi Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana Generasi Z di Kota Tangerang memaknai tekanan tren TikTok, pergeseran orientasi belanja, serta fashion sebagai simbol eksistensi dan identitas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi sosial Alfred Schutz. Data diperoleh melalui observasi digital, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap enam informan Generasi Z berusia 18–27 tahun yang aktif menggunakan TikTok dan pernah membeli produk fashion akibat paparan konten digital. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, analisis stok pengetahuan dan tipifikasi, penarikan esensi fenomena, serta deskripsi tekstural dan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma TikTok berperan sebagai kurator realitas digital yang membentuk stok pengetahuan informan dan memengaruhi respons mereka terhadap tren. Kerentanan terhadap Fear of Missing Out (FOMO) berbeda berdasarkan pengalaman masa lalu dan agensi individu. Orientasi belanja bergeser dari kebutuhan fungsional menuju nilai simbolik, kepuasan emosional, dan validasi sosial. Fitur live shopping dan promosi berbatas waktu turut mendorong pembelian impulsif. Penelitian ini juga menemukan perbedaan antara validasi digital melalui likes, views, dan komentar dengan validasi nyata melalui apresiasi langsung. Fashion akhirnya dimaknai sebagai sarana membangun citra diri, kepercayaan diri, eksistensi, dan identitas sosial.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Generasi Z, TikTok, Fashion, Fenomenologi Alfred Schutz, Validasi Sosial, Gaya Hidup.<br /><br /></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>TikTok has evolved from an entertainment platform into a digital social space that shapes the identity, lifestyle, and consumption behavior of Generation Z. This study examines how Generation Z in Tangerang City interprets TikTok trend pressures, shifts in shopping orientation, and fashion as a symbol of social existence and identity. Using a qualitative approach based on Alfred Schutz’s social phenomenology, data were collected through digital observation, semi-structured interviews, and documentation involving six Generation Z informants aged 18–27 who actively use TikTok and have purchased fashion products influenced by digital content. Data were analyzed through reduction, analysis of stock of knowledge and typification, identification of the essence of the phenomenon, and textual and structural description. The findings show that the TikTok algorithm functions as a curator of digital reality, shaping informants’ stock of knowledge and influencing their responses to trends. Their vulnerability to Fear of Missing Out (FOMO) varies according to past experiences and individual agency. Shopping orientation shifts from functional needs toward symbolic value, emotional satisfaction, and social validation. Live shopping and time-limited promotions create urgency that encourages impulsive purchasing. The study also identifies a distinction between digital validation through likes, views, and comments and real-world validation through direct appreciation. Fashion ultimately functions as a means of constructing self-image, confidence, social existence, and identity. </em></p> <p><strong>Keywords: </strong><em>Generation Z, TikTok, Fashion, Alfred Schutz’s Phenomenology, Social Validation, Lifestyle.</em></p> 2026-09-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Diva Nur Aziz, Agung Putra Mulyana, Ali Imron Hamid https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3027 Socioeconomic Status, Perceived Quality, and Public Evaluation of the School Zoning Policy: Evidence from a Mid-Sized City in Indonesia 2026-09-20T11:11:55+07:00 Fadli Firdaus fadlifirdaus@polibatam.ac.id Mia Syafrina miasyafrina@polibatam.ac.id Isra Yanuar giu is124@yahoo.com <p>From 2017 until the New Student Admission System (SPMB) replaced it in 2025, Indonesia distributed public-school places largely by residential proximity under the zoning scheme. Evaluations of the policy have almost always been written from the administrative side, so how ordinary residents judged it has remained largely unmeasured. This study asks how the public in a mid-sized Indonesian city rated the benefit of zoning and whether that judgment tracked household socioeconomic position. Using a multistage survey of 393 residents across seven sub-districts fielded in May 2024, we fitted stepwise ordered logistic models and carried out an Oaxaca–Blinder decomposition. None of the socioeconomic variables—income, education, age, or gender—predicted the rating. Two neighborhood-level perceptions did: perceived school quality (OR = 3.23; p &lt; 0.001) and perceived affordability (OR = 2.79; p &lt; 0.001). The decomposition placed the evaluation gap between lower- and higher-income groups at a negligible 0.038 point on a five-point scale, whereas ratings varied sharply by location (F = 7.16; p &lt; 0.001). Residents therefore seem to weigh zoning against what is visible and affordable in their immediate surroundings rather than against their class position. The Policy Feedback Theory prediction that perceptions stratify by social standing appears to hold only where social polarization is wide enough—a condition mid-sized cities seldom satisfy. In practice, winning public support for SPMB will depend more on making nearby schools genuinely better and cheaper than on communication campaigns.</p> 2026-09-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Fadli Firdaus, Mia Syafrina, Isra Yanuar giu https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3028 Pemberdayaan Murid Melalui Program Green Leader Kids Dalam Pengelolaan Sampah Terpilah 3R dan Pembiasaan Hidup Bersih Di Sekolah 2026-09-21T08:12:53+07:00 Nur Sahrah Thalib nursahrahthalib@upi.edu Nur Afni nurafni.dty@uim-makassar.ac.id Novita Nur Amalia novitanuramalia060623@gmail.com Hasnawati Rasyid hasnawatirasyid83@gmail.com Nurhikmah Nurhikmah nurhikmahhh49@gmail.com Sahra Ramadhani shrmdhnn@gmail.com Hasrah Hasrah hasrahasr301@gmail.com Muhammad Arief Navayana Azis arief090502@gmail.com Nurafifahtul Khasanah Azis nurafifahtulkhasanah@gmail.com Khusnul Khatima khusnulkhatima471@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td width="653"> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pengelolaan sampah dan pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan, antara lain rendahnya kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dan belum optimalnya pemilahan sampah oleh murid. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian lingkungan dan kebiasaan hidup bersih melalui program <em>Green Leader Kids: Healthy Green Innovation</em> yang mengintegrasikan pengelolaan sampah terpilah 3R, pembiasaan PHBS, dan penguatan <em>student agency</em> melalui peran <em>Green Leader</em>. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif pada murid kelas IV, V, dan VI di SD Inpres Bawakaraeng dan SD Negeri KIP Maccini. Metode kegiatan meliputi observasi awal, penyediaan tempat sampah terpilah, edukasi 3R, pembentukan <em>Green Leader</em>, pembuatan produk kreatif dari bahan bekas, kampanye cuci tangan pakai sabun, serta sosialisasi pembuatan sabun cuci tangan berbahan ekstrak daun pandan kepada guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan cuci tangan pakai sabun dari 30% menjadi 85%, pemilahan sampah dari 40% menjadi 88%, serta kebersihan kelas dan kesadaran mandiri dari 35% menjadi 82%. Program juga memperkuat kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian lingkungan murid. Dengan demikian, program <em>Green Leader Kids</em> dapat menjadi pendekatan terpadu untuk mendukung pembiasaan PHBS, pengelolaan sampah 3R, dan keberlanjutan kepemimpinan murid di sekolah dasar.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Green Leader Kids, </em>pengelolaan sampah 3R, PHBS<em>, student agency, </em>sekolah dasar</p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Waste management and the implementation of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) in elementary schools continue to face challenges, including low handwashing practices with soap and inadequate waste sorting among students. This community service program aimed to foster environmental awareness and clean living habits through the Green Leader Kids: Healthy Green Innovation program, integrating 3R waste management, PHBS practices, and the development of student agency through the Green Leader role. The program employed a participatory and collaborative approach involving fourth-, fifth-, and sixth-grade students at SD Inpres Bawakaraeng and SD Negeri KIP Maccini. The activities included initial observation, provision of waste-sorting facilities, 3R education, establishment of Green Leaders, production of creative products from used materials, handwashing campaigns, and training for teachers on producing handwashing soap from pandan leaf extract. The results showed an increase in students’ compliance with handwashing with soap from 30% to 85%, proper waste sorting from 40% to 88%, and classroom cleanliness and independent awareness from 35% to 82%. The program also strengthened students’ leadership, responsibility, cooperation, and environmental awareness. Thus, the Green Leader Kids program provides an integrated approach to supporting PHBS, 3R waste management, and sustainable student leadership in elementary schools.</em></p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Green Leader Kids, 3R waste management, clean and healthy living behaviors, student agency, elementary school</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-09-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nur Sahrah Thalib, Nur Afni, Novita Nur Amalia, Hasnawati Rasyid, Nurhikmah Nurhikmah, Sahra Ramadhani, Hasrah Hasrah, Muhammad Arief Navayana Azis, Nurafifahtul Khasanah Azis, Khusnul Khatima https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3004 Eksistensi Tradisi Silat Kumango Toluk Nigoi Tingga Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu 2026-09-17T00:34:57+07:00 Suti Rahayu 12330222774@students.uin-suska.ac.id Deni Fitra 12330222774@students.uin-suska.ac.id Meila Anriana 12330222774@students.uin-suska.ac.id Siti Fadilah Sukma 12330222774@students.uin-suska.ac.id Fitri Nelpida 12330222774@students.uin-suska.ac.id Ranti Yurda Oktia 12330222774@students.uin-suska.ac.id Dwi Murti Kunindyah 12330222774@students.uin-suska.ac.id Junaida Hasibuan 12330222774@students.uin-suska.ac.id Mhd Rival Juanda 12330222774@students.uin-suska.ac.id Kurdival Oktafio 12330222774@students.uin-suska.ac.id Khairul Rijal 12330222774@students.uin-suska.ac.id Rif’at Syauqi 12330222774@students.uin-suska.ac.id <p>ABSTRACT<br>Silat Kumango Toluk Nigoi Tingga is one of the forms of local wisdom that is still known and practiced by the community of <br>Kepenuhan Barat Village, Kepenuhan District, Rokan Hulu Regency. This tradition is part of the community’s social and <br>cultural life, particularly in traditional events such as weddings and circumcision ceremonies. This article aims to describe the <br>existence and role of Silat Kumango Toluk Nigoi Tingga as a tradition that reflects the cultural identity of the local community. <br>This article uses a descriptive qualitative approach through observation, documentation, and the participation of KKN students <br>in community activities. The observations show that Silat Kumango Toluk Nigoi Tingga functions not only as a performance in <br>traditional events but also as part of the community’s efforts to preserve cultural heritage passed down from generation to <br>generation. The existence of this tradition demonstrates the connection between martial arts, customs, and the social life of the <br>community. Therefore, introducing and documenting local traditions through KKN activities can serve as an initial step in <br>raising young people’s awareness of the importance of preserving regional culture.<br>Keywords: Silat Kumango Toluk Nigoi Tingga, local wisdom, tradition, Kepenuhan Barat Village.</p> 2026-09-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Suti Rahayu, Deni Fitra, Meila Anriana, Siti Fadilah Sukma, Fitri Nelpida, Ranti Yurda Oktia, Dwi Murti Kunindyah, Junaida Hasibuan, Mhd Rival Juanda, Kurdival Oktafio, Khairul Rijal, Rif’at Syauqi https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3026 The Influence of Political Decisions And Political Situations on Bitcoin Prices With Gcg As A Moderating Variable 2026-09-20T08:40:44+07:00 Rahmi Rahmi rahmiami768@gmail.com Angga Nugraha rahmiami768@gmail.com Vidya Ramadhan Putra Pratama rahmiami768@gmail.com Arina Kamalia Savitri rahmiami768@gmail.com Maryam Salampessy rahmiami768@gmail.com <p><em>The transformation of the social commerce and artificial intelligence era has fundamentally redefined the dynamics of consumer behavior, especially in the phenomenon of impulse buying behavior. This study aims to analyze the influence of Fear of Missing Out (FoMO), Personalized Artificial Intelligence (AI) recommendations, and Conversational User Interfaces (CUI) on impulse buying behavior, with brand engagement as a mediating variable. Using the theoretical foundation of the Stimulus-Organism-Response (SOR) Framework and Cognitive Load Theory, this quantitative research was designed with an explanatory correlational approach. Data collection was conducted through a structured online survey using a 5-point Likert scale to 250 active e-commerce consumer respondents from Generation Z and Millennials who have experience interacting with AI features and chatbots/voice assistants on digital platforms. The data analysis technique used Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS software. The results of the study are expected to confirm that FoMO as a psychological stimulus, along with personalized AI recommendations and CUI interactivity as technological stimuli, have positive and significant implications directly on brand engagement and impulse buying behavior. Furthermore, brand engagement is proven to play an important role as an intervening variable that strengthens the conversion of psychological and technological impulses into unplanned purchasing actions. The theoretical implications of this research expand the application of the SOR framework in the conversational commerce ecosystem, while its practical implications provide strategic guidance for digital marketers to optimize AI personalization and ethical conversational interactions to drive consumer loyalty and emotional responses.</em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p><strong>Keywords: </strong><em>Fear of Missing Out</em> (FoMO), <em>Personalized Artificial Intelligence</em>, <em>Conversational User Interfaces</em>, <em>Brand Engagement</em>, <em>Impulse Buying Behavior</em>, <em>SOR Framework</em>.</p> 2026-09-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Rahmi Rahmi, Angga Nugraha, Vidya Ramadhan Putra Pratama, Arina Kamalia Savitri, Maryam Salampessy https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3024 Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan Terhadap Soft skill dan Hard Skill Mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Negeri Makassar 2026-09-19T00:08:20+07:00 Khia Pamud Malovri abdmuis664@gmail.com Agus Syam malovrikhia@gmail.com Agus Agus malovrikhia@gmail.com Nur Halim malovrikhia@gmail.com Hasniaty Hasniaty malovrikhia@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap pengembangan <em>Soft skill </em>dan <em>Hard Skill </em>mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian terdiri atas mahasiswa aktif Program Studi Kewirausahaan Universitas Negeri Makassar angkatan 2022–2024, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan berpengaruh positif terhadap pengembangan <em>Soft skill </em>mahasiswa. Pembelajaran kewirausahaan juga memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan <em>Hard Skill </em>mahasiswa. Temuan tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran kewirausahaan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kemampuan interpersonal, komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah, tetapi juga mendukung penguasaan keterampilan teknis yang relevan dengan aktivitas kewirausahaan. Pembelajaran kewirausahaan memiliki peran penting dalam membentuk kompetensi mahasiswa secara lebih komprehensif sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja dan pengembangan usaha.</p> 2026-09-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Khia Pamud Malovri, Agus Syam, Agus Agus, Nur Halim, Hasniaty Hasniaty https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3023 Strategi Pengembangan dan Peningkatan Nilai Tambah Bawang Merah di Desa Dulang Kabupaten Enrekang 2026-09-19T00:06:22+07:00 Musawwir Musawwir abdmuis664@gmail.com Agus Syam musawwir799@gmail.com Sumiati Tahir musawwir799@gmail.com Asmayanti Asmayanti musawwir799@gmail.com Mahmuddin Mahmuddin musawwir799@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi usaha tani dan sistem pemasaran bawang merah, menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya pendapatan petani, serta mengkaji potensi pengembangan agroindustri pengolahan bawang merah dalam meningkatkan nilai tambah usaha petani di Desa Dulang Kabupaten Enrekang. Penelitian menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE (<em>Analysis</em>, <em>Design</em>, <em>Development</em>, <em>Implementation</em>, <em>Evaluation</em>). Subjek penelitian terdiri atas petani bawang merah yang dipilih secara <em>purposive</em>, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas bawang merah di Desa Dulang tergolong tinggi, namun sistem pemasarannya masih bersifat tradisional dan sepenuhnya bergantung pada tengkulak, sehingga posisi tawar petani rendah. Rendahnya pendapatan dan nilai tambah petani disebabkan oleh kombinasi kelemahan internal, seperti keterbatasan modal, minimnya fasilitas pascapanen, dan rendahnya keterampilan pengolahan, serta ancaman eksternal berupa fluktuasi harga, hama penyakit, dan cuaca yang tidak menentu. Disimpulkan bahwa pengolahan bawang merah menjadi bawang goreng berpotensi besar meningkatkan nilai tambah usaha tani, dengan syarat didukung penguatan kelembagaan, pelatihan, dan akses permodalan yang berkelanjutan.</p> 2026-09-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Musawwir Musawwir, Agus Syam, Sumiati Tahir, Asmayanti Asmayanti, Mahmuddin Mahmuddin https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3042 Kajian Terhadap Penerapan Keadilan Restoratif Dalam Penjatuhan Putusan Lepas Dari Segala Tuntutan Hukum Pada Perkara Tindak Pidana Penipuan 2026-09-24T13:50:12+07:00 Kania Esfandiari Fauziah Ali kaniaesfandiari@gmail.com Hana Faridah hana.faridah@fh.unsika.ac.id Taun Taun taun@fh.unsika.ac.id <p><em>This study analyzes the conformity of restorative justice as a basis for judicial consideration in imposing a judgment of acquittal from all legal charges (ontslag van alle rechtsvervolging) in Decision of the Makassar District Court Number 1039/Pid.B/2025/PN Mks. The research focuses on the relationship between restorative justice, criminal responsibility, and the normative limits of a judgment of acquittal under the applicable law. This study employs normative legal research using a statutory approach and a conceptual approach. Legal materials were collected through library research and analyzed using qualitative-prescriptive analysis. The findings show that the case met the criteria for the application of restorative justice under Supreme Court Regulation Number 1 of 2024 because a settlement had been reached and the victim’s losses had been restored. However, the panel of judges also found that all elements of fraud were proven, the defendant was criminally responsible, and there were no grounds for justification or excuse. Therefore, the successful restoration could not constitute a legal basis for imposing a judgment of acquittal under Article 191 paragraph (2) of the Indonesian Criminal Procedure Code. From the perspective of national criminal law reform, the judicial pardon mechanism provides a more appropriate legal framework for accommodating restoration without disregarding criminal responsibility.</em></p> 2026-09-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Kania Esfandiari Fauziah Ali, Hana Faridah, Taun Taun https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2906 Penyuluhan Dagusibu Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMP Tentang Penyimpanan Obat Berdasarkan Bentuk Sediaan 2026-08-29T20:08:39+07:00 Hindri Syahputri hindrisyahputri@umnaw.ac.id Yusnita Putri Marpaung hindrisyahputri@umnaw.ac.id Zahrima Dwi Ananda Lubis hindrisyahputri@umnaw.ac.id Nadia Pasaribu hindrisyahputri@umnaw.ac.id Putri Aulia hindrisyahputri@umnaw.ac.id Khoirul Ummi Nur’ailah Surbakti hindrisyahputri@umnaw.ac.id <p><em>Improper medication storage can compromise a drug's quality, stability, safety, and effectiveness, potentially diminishing its therapeutic benefits. Therefore, early education on the proper acquisition, use, storage, and disposal of medicines—specifically through the DAGUSIBU program (an acronym for *Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar* or "Obtain, Use, Store, and Dispose of Medicines Correctly")—is essential. This community service initiative aimed to enhance the knowledge of junior high school students regarding medication storage based on dosage forms. The activity employed interactive educational methods, including presentations, leaflet distribution, discussions, Q&amp;A sessions, and quizzes to evaluate participant understanding. Conducted as part of the Student Community Service (KKN) program, the initiative targeted junior high school students as its primary audience. The results demonstrated that participants engaged enthusiastically, actively contributed to discussions, and successfully answered questions during the evaluation session. This educational effort is expected to improve students' knowledge and awareness of proper medication storage, enabling them to apply these practices in their daily lives and promote rational medication use within their families and communities</em></p> 2026-09-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Hindri Syahputri, Yusnita Putri Marpaung, Zahrima Dwi Ananda Lubis, Nadia Pasaribu, Putri Aulia, Khoirul Ummi Nur’ailah Surbakti https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3033 Rational Choice Theory dalam Perencanaan Pembunuhan melalui Pemanfaatan Media Digital: Analisis Pengambilan Keputusan Pelaku dan Relevansinya terhadap Pasal 459 KUHP Baru 2026-09-22T17:00:33+07:00 Hanover Karo Karo hanoverkarokaro673@gmail.com Bintang Alia Tarimah 2410631010106@student.unsika.ac.id <p style="text-align: justify;"><sub>Penelitian ini mengkaji proses pengambilan keputusan pelaku dalam merencanakan pembunuhan melalui media digital dengan menggunakan perspektif Rational Choice Theory (RCT) serta menganalisis relevansinya terhadap pemahaman unsur “rencana terlebih dahulu” dalam Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Permasalahan utama yang diangkat meliputi bagaimana teori pilihan rasional menjelaskan proses perencanaan kriminal, faktor-faktor apa saja yang memengaruhi pertimbangan pelaku dalam memilih korban, sarana, waktu, serta strategi, dan bagaimana relevansinya terhadap konstruksi hukum pidana nasional yang baru. Menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi pustaka, hasil penelitian menunjukkan bahwa pembunuhan berencana melalui media digital dipandang sebagai rangkaian keputusan bertahap dan situasional yang dipengaruhi oleh batas rasionalitas (bounded rationality) pelaku serta persepsi risiko yang kerap dipengaruhi bias kognitif. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa meskipun kerangka RCT dan aktivitas digital dapat berfungsi sebagai alat bantu kriminologis untuk merekonstruksi kronologi dan proses perencanaan sebelum kejahatan terjadi, pembuktian unsur yuridis “rencana terlebih dahulu” pada Pasal 459 KUHP tetap harus didasarkan pada alat bukti yang sah menurut hukum positif yang berlaku.</sub></p> <p style="text-align: justify;"><sub>Kata Kunci: Pembunuhan berencana, Rational Choice Theory, Media digital, Unsur rencana terlebih dahulu</sub></p> <p style="text-align: justify;"><sub>&nbsp;</sub></p> 2026-09-26T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Hanover Karo Karo, Bintang Alia Tarimah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3029 Penguatan Kemandirian Masyarakat Melalui KKN Tematik Berbasis Pendidikan, Keagamaan, dan Ekonomi di Desa Kelambir Kecamatan Pantai Labu 2026-09-21T10:03:36+07:00 Muhammad Akhir mhd.akhir@fai.uisu.ac.id Dina Aghnia dinaaghnia05@gmail.com Muhammad Abdillah Hasibuan abdillah07sr@gmail.com Karim Azmi karimazmi342@gmail.com <p>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Kelambir, Kecamatan Pantai Labu, bertujuan memperkuat kemandirian masyarakat melalui pendekatan pendidikan, keagamaan, dan ekonomi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pendampingan belajar bagi anak, penguatan literasi keagamaan, pembinaan kegiatan sosial, serta pelatihan pengembangan usaha sederhana bagi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan pendidikan dan keagamaan, tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan usaha, serta menguatnya semangat gotong royong. Program ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal secara lebih produktif. KKN Tematik memberikan kontribusi nyata dalam membangun kapasitas, kemandirian, dan keberlanjutan pemberdayaan masyarakat Desa Kelambir melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat secara terarah, inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan.</p> 2026-09-27T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Muhammad Akhir, Dina Aghnia, Muhammad Abdillah Hasibuan, Karim Azmi https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3039 Peran Keteladanan Orang Tua terhadap Pembinaan Akhlak Siswa Kelas VIII di MTs Nurul Iman Tanjung Morawa 2026-09-24T09:37:23+07:00 Husni Mubarak husni.mubarak1128@gmail.com Khairuddin Lubis khairuddinlbs82@gmail.com Ade Rahman Matondang adematondang55@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keteladanan orang tua dalam pembinaan akhlak siswa kelas VIII di MTs Nurul Iman Tanjung Morawa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas keteladanan orang tua, menganalisis keterkaitan antara keteladanan orang tua dengan perilaku akhlak siswa di lingkungan sekolah, serta menjelaskan implikasinya terhadap strategi pembinaan akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan sumber data siswa kelas VIII, orang tua, guru, wali kelas, dan kepala madrasah. Analisis data dilakukan secara tematik-deskriptif melalui transkripsi, pengodean, pengelompokan tema, dan interpretasi, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi, member check, audit trail, dan konsistensi analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan orang tua berperan penting dalam menanamkan nilai religius, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kepedulian sosial. Efektivitas keteladanan dipengaruhi oleh konsistensi perilaku orang tua, kualitas komunikasi keluarga, perhatian terhadap pendidikan agama, kerja sama keluarga dan sekolah, lingkungan pergaulan, serta pendampingan penggunaan media digital. Siswa yang memperoleh keteladanan, bimbingan, dan pengawasan yang baik cenderung menunjukkan perilaku akhlak yang lebih positif di madrasah. Temuan menegaskan perlunya sinergi berkelanjutan antara keluarga dan madrasah dalam pembinaan akhlak peserta didik.</p> 2026-09-27T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Husni Mubarak, Khairuddin Lubis, Ade Rahman Matondang https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3049 Kekosongan Norma Perlindungan Hak Cipta atas Karya yang Dihasilkan secara Otonom oleh Kecerdasan Buatan Analisis Hukum Positif Indonesia dan Perbandingan Hukum 2026-09-26T17:00:16+07:00 Asep Hilman Saputra asephilmansaputra.01@gmail.com Muhammad Fathan Al Madjid fathanmadjid@gmail.com Devika Tryza Ayodhya asephilmansaputra.01@gmail.com Meita Fadhilah asephilmansaputra.01@gmail.com <p><em>The rapid advancement of generative artificial intelligence capable of autonomously producing creative works without human creative involvement has created a normative vacuum within Indonesia's copyright regime. Law Number 28 of 2014 on Copyright textually restricts the definition of Author to human beings and requires a humanly creative process as a constitutive condition for the subsistence of protected Works, rendering autonomously AI-generated works incapable of qualification as Works under existing provisions. This study aims to analyze the legal standing of autonomously AI-generated works under Indonesian positive law and to examine the approaches adopted by the United States and the United Kingdom as reference frameworks for normative reform. The research employs a normative juridical method with statutory, conceptual, and comparative law approaches. The findings demonstrate that the United States firmly upholds the human authorship requirement through judicial decisions, while the United Kingdom provides an explicit attribution mechanism through Section 9(3) of the Copyright, Designs and Patents Act 1988. Indonesia requires an amendment to Law Number 28 of 2014 that integrates the principled clarity of human authorship with a normatively coherent attribution mechanism.</em></p> 2026-09-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Asep Hilman Saputra, Muhammad Fathan Al Madjid, Devika Tryza Ayodhya, Meita Fadhilah https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3048 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah sebagai Penguatan Praktik Keagamaan di Desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir Bengkalis 2026-09-25T22:01:41+07:00 Nova Yanti faqqihhazim@gmail.com Abdul Ghofur ag8828859@gmail.com Ela Dita Ditaela904@gmail.com Ahmad Khodir Khodirlesek4@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Pemberdayaan masyarakat dalam praktik keagamaan sangat esensial untuk menjembatani antara ajaran normatif dan realitas sosial di wilayah perdesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat—khususnya ibu-ibu PKK—melalui pelatihan penyelenggaraan jenazah (<em>Fardhu Kifayah</em>) di Desa Buluh Apo. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif (<em>participatory community empowerment</em>) yang dibagi ke dalam lima tahapan: observasi awal, sosialisasi materi, demonstrasi, simulasi praktik, dan evaluasi. Data evaluasi dikumpulkan melalui wawancara, observasi praktikum, dan refleksi peserta, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep fardhu kifayah (dari 35% menjadi 90%), keterampilan pengkafanan (dari 20% menjadi 85%), pemahaman salat jenazah (dari 30% menjadi 88%), dan kepercayaan diri peserta (dari 25% menjadi 87%). Kebaruan (<em>novelty</em>) pengabdian ini terletak pada model pemberdayaan tiga komponen—transfer pengetahuan, transfer keterampilan, dan penguatan kepercayaan diri—yang difokuskan pada kelompok perempuan perdesaan guna memperkuat kemandirian keagamaan.</p> 2026-09-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Nova Yanti, Abdul Ghofur, Ela Dita, Ahmad Khodir https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3047 Pelatihan Inclusive Parenting Sebagai Upaya Membangun Lingkungan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Di Desa Margamukti 2026-09-25T13:06:47+07:00 Ayu Hopiani ayuhopiani@upi.edu Mirawati Mirawati mirawati@upi.edu Arif Hidayat arif.hidayat@upi.edu Mohamad Helmi Ismail helmiismail@upi.edu Gina Asri Ruwaida ginaruwaida@pelitabangsa.ac.id <p>Anak berkebutuhan khusus memerlukan dukungan pengasuhan dan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan individualnya. Namun, keterbatasan pemahaman guru dan orang tua mengenai karakteristik anak berkebutuhan khusus, strategi pengasuhan, dan kolaborasi rumah–sekolah masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru PAUD, orang tua, serta kader PKK dan Posyandu dalam menerapkan pengasuhan inklusif dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung anak berkebutuhan khusus. Kegiatan dilaksanakan di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, melalui tahapan persiapan dan koordinasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Pelatihan dilaksanakan pada 24 Juli 2026 menggunakan metode penyampaian materi interaktif, diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman. Materi meliputi karakteristik anak berkebutuhan khusus, khususnya autisme dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas, strategi pengasuhan, komunikasi positif, penerimaan keberagaman, dan kolaborasi orang tua–guru. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan aktif peserta dan meningkatnya pemahaman awal mengenai pengasuhan inklusif. Buku Saku Inclusive Parenting mendukung keberlanjutan literasi peserta. Pendampingan dan evaluasi menjadi tahap penguatan penerapan hasil pelatihan.</p> 2026-09-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Ayu Hopiani, Mirawati Mirawati, Arif Hidayat, Mohamad Helmi Ismail, Gina Asri Ruwaida https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3038 Analisis Swot Dalam Menentukan Strategi Pengembangan UMKM Olahan Pangan Di Desa Dolok Manampang (Studi Kasus: UMKM Tahu dan Keripik Pisang) 2026-09-24T08:49:21+07:00 Suci Agsani suciagsani@umnaw.ac.id Nazwa Hadiarani nazwahadiarani@umnaw.ac.id Khairunnisa Sihotang khairunnisasihotang@umnaw.ac.id Muhammad Fadli muhammadfadli@umnaw.ac.id Muhamad Bagas Reziqo muhammadbagasreziqo@gmail.com Melisa Zuraini Hasibuan melisazurianihasibuan@umnaw.ac.id <p><em>Community Service program serves as a form of implementing the "Tri Dharma" (Three Pillars) of Higher Education by providing support to MSMEs in Dolok Manampang Village, Dolok Masihul District, Serdang Bedagai Regency. This community service initiative aimed to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) facing the "Tahu Ali" tofu business and Mrs. Isar’s banana chip business. It also sought to formulate appropriate development strategies for both enterprises, specifically addressing challenges related to their remote locations and limited promotional reach—which had previously relied solely on word-of-mouth. The project employed a qualitative descriptive method using a case study approach; primary data were gathered through interviews, field observations, and questionnaires with the business owners during the KKN program (July 13 – August 1, 2026). The collected data were analyzed using a SWOT matrix to formulate strategic alternatives (SO, WO, ST, and WT). The results indicated that "Tahu Ali" possesses strengths in its structured production system and a reputation as the hamlet's leading tofu business, yet it faces stiff competition alongside limitations in promotion and official packaging. Meanwhile, Mrs. Isar’s banana chip business has managed to reach markets outside the local area, despite its very small scale and reliance on her own harvests. As part of the KKN program, the team assisted in listing both businesses on Google Maps—an initial step in leveraging digital technology to expand promotional reach. SO strategies were identified as the top priority for both businesses, accompanied by gradual improvements in packaging, branding, and digital promotion to support business sustainability and competitiveness</em></p> 2026-09-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Suci Agsani, Nazwa Hadiarani, Khairunnisa Sihotang, Muhammad Fadli, Muhamad Bagas Reziqo, Melisa Zuraini Hasibuan https://jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/3057 Edukasi Dagusibu Tehadap Masyarakat Pesisir Pantai Desa Modelomo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango 2026-09-28T16:15:45+07:00 Adnan Malaha adnan.malaha@ubmg.ac.id Fauzia Apriani A. Ibrahim fauziaaprianii@gmail.com Rafel Nadel Hulopi arilhulopi05@gmail.com Regina Wati Wange reginawatiwange16@gmail.com Syarifatun Annisa maulanazam69@gmail.com Indriwati Adam indriwatiwatiadaam@gmail.com Rindi Anggraini S. Iyomo indiiyomo03@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Pengelolaan obat yang tepat merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan apotek. Permasalahan tersebut dapat menyebabkan meningkatnya praktik swamedikasi yang tidak tepat akibat rendahnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pesisir Desa Modelomo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango mengenai pengelolaan obat yang baik dan benar melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukasi melalui penyampaian materi dengan media PowerPoint dan banner. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Modelomo dan anggota Karang Taruna dengan jumlah peserta sebanyak 19 orang. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan menggunakan instrumen kuesioner melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata dari 16,42 pada pre-test menjadi 18,95 pada post-test. Selain itu, jumlah peserta yang hadir telah melampaui target awal sebanyak 15 orang. Kegiatan edukasi DAGUSIBU memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara tepat. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya perilaku penggunaan obat yang rasional serta meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat pesisir.</p> 2026-09-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Adnan Malaha, Fauzia Apriani A. Ibrahim, Rafel Nadel Hulopi, Regina Wati Wange, Syarifatun Annisa, Indriwati Adam, Rindi Anggraini S. Iyomo